Volkswagen Golf GTI Mk5 : Sleeper Rabbit

Volkswagen Golf GTI Mk5 : Sleeper Rabbit

Memiliki mobil yang kencang tidak selamanya harus diikuti dengan penampilan yang galak dari sisi eksteriornya. Dengan penampilan seperti bawaan pabrik seperti Volkswagen Golf GTI ini, rasanya sah-sah saja, bahkan hingga bagian velg masih mengandalkan OEM-nya.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Mr. R selaku pemilik mobil berjulukan Rabbit ini pun memiliki sejumlah alasan mengapa tampilan dibiarkan standar. Yang utamanya karena ingin berbeda dengan pengguna VW Golf GTI lainnya yang sudah berpenampilan ‘bengis’.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Berbicara urusan performa mesin, Volkswagen Golf GTI Mk5 dari pabrikannya sudah dibekali mesin 2.0L turbo FSI yang mem-produsss sekitar 200 HP diikuti 280 Nm. Output tersebut menurut Mr. R dirasa masih kurang, makanya beberapa ubahan dilakoni untuk meningkatkan performa mesin.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Internal maupun turbo masih dibiarkan standar, dengan alasan pertimbangan keawetan mesin, berhubung Golf GTI ini masih digunakan untuk sehari-hari. Ubahan dilakukan dengan mengoptimalkan beberapa bagian, seperti intercooler yang mempercayakan merek Forge, diikuti dengan intake system dari CTS.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Pengapian mesin VW Golf GTI 2-door ini di-upgrade melalui pergantian ignition coil standar dengan milik Audi R8 yang bersifat plug-and-play. Selain itu, untuk mengimbangi lainnya, fuel pump juga diganti dengan yang lebih deras dari LOBA.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Output mesin disempurnakan lagi melalui pergantian exhaust system dari Wuzzi pada downpipe dan knalpotnya. Terakhir, otak bawaan Golf GTI ini di-reflash menggunakan GIAC. Dijelaskan jika reflash ini dilakukan untuk menggeser spooling turbo-nya di putaran mesin lebih rendah.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Meskipun belum di-dyno, namun dengan boost pressure yang sama, tenaga yang dihasilkan VW Golf GTI ini diakui Mr. R sekitar 300 HP. Tenaga tetap dikirimkan ke roda depan melalui transmisi DSG yang juga di-reflash untuk membuat perpindahan gigi lebih responsif, serta bisa mendapatkan putaran mesin lebih tinggi saat mengaktifkan launch control maupun perpindahan giginya.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Sementara untuk rodanya sendiri masih mengandalkan velg bawaan Volkswagen Golf GTI berdiameter 17 inci yang berdesain ‘bulet-bulet’ untuk mengacu kepada konsep ‘sleeper’. Hanya saja ban yang diganti dengan Michelin Pilot Sport 4, dan pergantian suspensi agar traksi dan pengendalian yang lebih baik.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Sama halnya dengan eksterior, bagian interior Golf GTI ini dibiarkan standar pabrik. Hanya saja ruang bagian bagasi sedikit tersita dengan kehadirannya water methanol injection, yang dirasa tidak terlalu mengganggu Mr. R saat membawa barang bawaannya.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Hobi ngebut disalurkan oleh Mr. R di ajang balap resmi drag race. Beberapa kali mengikutinya, Volkswagen Golf GTI milik Mr. R ini mampu mencetak best time 13,9 detik. Namun karena saat itu kondisi lintasannya agak menurun, Mr. R menjelaskan bahwa waktu aktual mobilnya kisaran 14 detik.

Volkswagen Golf GTI Mk5 Modifikasi Indonesia

Performa yang dihasilkan Golf GTI tersebut rupanya belum memuaskan hati Mr. R. Kedepannya, Mr. R sudah berencana mengganti turbo dengan ukuran yang lebih besar agar bisa menghembuskan boost pressure yang lebih besar lagi, namun yang utama masih bisa dikendarai sehari-hari.

Spec :
CTS Turbo Intake System, Forge Intercooler, Forge BOV, Wuzzi Downpipe, Wuzzi Turboback, Custom Centerpipe, OEM Audi R8 Coil Ignitions, LOBA High Pressure Fuel Pump, GIAC Stage 2+ Reflash, GIAC DSG Reflash, Devils Own WMI, Michelin Pilot Sport 4 Tires, Koni Shockbreaker & Springs.

KOMENTAR