Trip Story : Tokyo Auto Salon 2018

Trip Story : Tokyo Auto Salon 2018

Tokyo Auto Salon 2018 telah berlangsung pada 12-14 Januari 2018 lalu di Makuhari Messe, Chiba-Jepang. Ajang ini merupakan salah satu pameran mobil-mobil modifikasi beserta pendukungnya, yang banyak dinantikan oleh car enthusiast. Kawan kami bernama Yudhistira Maranatha (pengguna Toyota Starlet GT) berbagi pengalaman saat mengunjungi pameran tersebut. Berikut adalah ceritanya :

Sebagai car enthusiast, buat gue adalah impian untuk melihat langsung mobil-mobil Jepang di habitat aslinya dengan segala kondisi jalan dan suasana yang khas dari ‘Negeri Sakura’ ini. Berawal dari obrolan dengan beberapa teman lama sesama car enthusiast setelah event balap BSD tahun 2017 lalu. Saking serunya karena sudah lama gak ketemu, kami ngobrolin berbagai macam hal, sampai dengan ide gila untuk pergi bersama ke pameran modifikasi mobil paling ‘happening’ di Jepang (atau salah satu di dunia kali ya), yang biasa dikenal dengan nama Tokyo Auto Salon (TAS), yang selalu diadakan di bulan Januari.

Akhirnya kami putuskan buat beli tiket lebih awal berharap dapat ‘good deal’ dari maskapai. Benar saja sih kami dapet tiket dari maskapai Jepang dengan harga yang cukup oke, dan gak pakai lama langsung beli. Dengan segala persiapan mulai dari mengurus visa, hingga menyiapkan pakaian dingin, sampai lah pada hari H-nya tanggal 10 Januari 2017 cuss ke Jepang, direct dari Jakarta selama 8 jam. Kami take off pukul 10 malam, sampai di Haneda, Tokyo pukul 7 pagi.

Sesampainya disana, kami langsung bergegas ke apartement yang sudah di-book lewat airbnb di Sangen-Jaya Tokyo menggunakan kereta, dengan kepadatan kereta yang bukan main hahahahha. Jadi ingat kayak video yang beredar banyak di sosmed, yang menunjukan seberapa penuhnya kereta saat jam sibuk. Jadi lah desak-desakan di dalem kereta. Mantap, kayak sarden di kereta hehhehehe… Beberapa hal yang bikin gue heran, ternyata di Jepang itu WC-nya canggih, WC umum sudah lumrah dilengkapi dengan pemanas dan berbagai tombol untuk mempermudah kelancaran buang air besar. Di hari pertama gue di Tokyo, gue awali dengan muter-muter Tokyo untuk melihat suasana dan kebiasaan-kebiasaan disana. Dan tentunya membiasakan diri juga dengan cuaca yang jauh berbeda dengan di jakarta. Saat itu berkisar antara 1-5 derajat celcius borrrr.

Keesokan hari nya merupakan hari yang sudah ditunggu-tunggu. Let’s go to the Tokyot Auto Salon. FYI, Tokyo Auto Salon diadakan selama 3 hari, tapi memang di hari pertama itu pameran baru dibuka untuk umum dari jam 2 siang sampai 7 malam. Cukup singkat, dan juga dengan tiket yang lebih mahal dari hari-hari setelahnya, yaitu 3500 Yen untuk pembelian langsung dan 3000 Yen untuk pembelian online.

Namun di hari pertama ini lah yang menurut salah temen gue harus hadir, alasan pertamanya karena semua merchandise yang keren-keren dari semua brand masih komplit semua. Alesan kedua sih, karena di hari pertama ini lah adalah press day, yang mana juga paling banyak model ladies-nya. Hehehhehehe JDM brooo… Setelah turun dari stasiun, Makuhari Messe sudah kelihatan banyak pengunjung yang mau masuk ke hall. Aliran pengunjung semua diatur oleh panitia, sangat profesional sih menurut gw. Setelah antri, akhirnya gue masuk di hall yang menurut gw gede bangetttt dan super rameeee. Kelihatan dari pintu masuk berbagai macam brand JDM aftermarket.

Karena padatnya hall tersebut, kami memutuskankan untuk berpencar dan gue bersama dengan salah satu ‘rumble bro’ jalan berdua. Supaya gak ada booth yang kelewatan, kami berusaha mengatur alur yang bakal dilewatin. Hampir setiap booth kami sambangi, dan coba untuk mengerti product, tentunya gak lupa ambil katalognya.

Setelah setengah hall, berasa tuh kaki pegel banget. Dan masih ada setengah hall lagi wkwkwkwk. Brochure maupun katalog berasa mulai membebani, dan sudah jam 5 sore. Wah dalam hati, gue kelarin deh nih semua, jadi besok gak perlu kesini lagi, bisa jalan-jalan ke tempat lain. Guess what, setelah kami lihat lagi map guide-nya trnyata masih ada 2 hall lagi besarnya kayak tadi. Dan ternyata gue salah nangkep, kirain cuman 1 hall, trnyata 3 hall…. Ah gilaaaa, ini mah besoknya harus kesini lagi hahahhaha.

Hari ke-2 di Tokyo Auto Salon, masih amaze dengan besarnya pameran ini. Gila banget sih, benar-benar surganya buat pecinta JDM dengan segala merchandise-nya yang oke bgt, dan banyak diskon-nya. Cuma memang sayangnya di hari ke-2 ini sudah banyak beberapa yang sudah habis, terutama buat yang berani kasih diskon, seperti di-booth-nya TOMEI, NISMO dan juga STI yang lokasinya di hall yang lain, yang gak sempat kami kunjungin di hari pertama. Dan seperti kemarinnya, di hari ke-2 ini kami di Tokyo Auto Salon sampai tutup, dan kaki gempor….

Tips buat teman-teman yang mau ke Tokyo Auto Salon :
1. Sangat mungkin kok ke Tokyo Auto Salon dengan biaya hemat. Banyaknya tiket promo, airbnb, dan lainnya.
2. Siapkan baju hangat, long john, jacket, gloves, sock, kupluk, dan lainnya karena bulan Januari itu cuacanya dingin.
3. Siapkan tas yang gak terlalu besar untuk bawa barang pribadi saat ke pameran, jadi gak ribet berdesak-desakan.
4. Kalau punya, bawa trolley lipat. Sangat membantu, terutama buat yang demen belanja atau koleksi brosur, like you ‘wheelson’ hahahhaha.
5. Jangan sekali-kali ajak temen, sohib, pacar, sodara, atau keluarga yang gak demen otomotif, karena dia akan eneg setengah mati di sana 😀

Thanks for reading. (Teks/foto : Yudhistira Maranatha)

KOMENTAR