Toyota Starlet 1.3 SE-G (EP81) : The Nineties Passion

Toyota Starlet 1.3 SE-G (EP81) : The Nineties Passion

Meskipun produsen mobil berlomba menciptakan mobil baru yang menawarkan kecanggihan teknologi hingga kenyamanan, nyatanya penggemar maupun pemakai mobil-mobil era 90-an (tahun 1990-1999) tetap banyak. Pemikiran kami, hal ini masalah desain eksteriornya, contohnya Toyota Starlet.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Martin Pohan pun mengamininya, karena dirinya mengakui memiliki jiwa 90-an. Makanya tetap setia menggunakan Toyota Starlet 1.3 SE-G kelahiran 1996. “Bentuknya abadi mas, gak mati gaya deh mobil-mobil 90-an,” ungkap Martin.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Jika dihitung umur, Starlet EP81-nya sudah berumur lebih dari 20 tahun. Anggapan mobil tuwir maupun minder dengan mobil baru dibuang jauh-jauh oleh Martin. “Jangan malu pake mobil tua, semua itu tergantung gimana cara loe ngerawatnya, dan modifikasinya,” katanya.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Berbicara modifikasi, Martin menerapkan konsep yang tetap pada jalur Toyota Starlet. Dari eksteriornya, seperti sidepot, kap mesin, hingga body moulding menggunakan kepunyaan Starlet GT Turbo yang beredar di luar negeri. “Tampilan jadinya lebih padat dan berisi hehehe,” lanjut Martin.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Uniknya, Martin justru menyematkan ragtop ketimbang sunroof dari Toyota Starlet GT Turbo. Yup, sunroof memang termasuk kecil, ketimbang ragtop yang atapnya bisa terbuka lebih luas hingga kabin belakang. Sebagai finishing, Martin memilih Championship White sebagai warna bodi Starlet-nya.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Tampilan era 90-an di eksterior juga didukung pada bagian kaki-kaki, yang mana Martin memilih Enkei RS untuk Toyota Starlet-nya. Spesifikasi lebar velg tersebut juga tidak sampai keluar bodi. Sebenarnya hal ini merupakan ciri khas modifikasi mobil pada era 90-an, velg sejajar dengan bodi, dan ceper.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Layaknya pehobi Starlet lainnya, Martin tetap membuat kesan sederhana pada Toyota Starlet-nya, yaitu mempertahankan orisinilnya yang secara keseluruhan masih cihuy. Ubahan meliputi jok Recaro, instrument cluster, hingga karpet kepunyaan Starlet GT Turbo yang tergolong rare item.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Sementara mesin tetapp mempertahankan aslinya Toyota Starlet 1.3 SE-G berkode 2E dengan karburator. Meskipun demikian, engine bay mubilnya tampil klimis yang membuat nilai lebih dari mobil itu sendiri. “Mesin belum Starlet GT, nabung dulu mas hahaha,” canda Martin.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Dengan kondisi demikian, Martin menggunakan Toyota Starlet-nya untuk kebutuhan mobilitasnya sehari-hari. “Insyaallah mau ganti air suspension mas, sekalian ganti mesin 4E-FE dan dibikin wiretuck, amin…” tutup Martin.

Toyota Starlet 1.3 SE-G EP81

Aminnn…

Martin’s Toyota Starlet :
OEM Starlet GT Sidepots, OEM Starlet GT Engine Hood, OEM Starlet GT Fender Sign Lamps, OEM Starlet GT Body Mouldings, OEM Starlet GT Spoiler, Body Repaint To Championship White, Webasto Ragtop, Enkei RS 17x(7,5+8)” Wheels, 165/40 & 195/40 Tires, Custom Suspensions, OEM Starlet GT Rear Brake System, Recaro Front Seats, OEM Starlet EP81 Automatic Instrument Cluster, OEM Starlet Automatic Shifter, OEM Starlet GT Floor Mats, Pioneer Audio System, Fully Restoration 2E Engine, HKS Muffler, OEM Starlet GT Booster, OEM Starlet GT Strutbar, OEM Starlet GT Steering Rack.

Modified by : DJM Djuan Motor.

KOMENTAR