Toyota 86 (ZN6) : From Europe To Japan

Toyota 86 (ZN6) : From Europe To Japan

Sebagian orang pastinya beropini jika sudah menggunakan mobil bermerek dari benua Eropa pastinya tidak mau beralih ke mobil merek lain diluar Eropa. Nampaknya hal tersebut tidak berlaku bagi Erick Derian, karena sebelumnya doski memiliki mobil Volkswagen Scirocco, justru ganti ke Toyota 86.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

Tentu Erick memiliki alasan khusus. “Gue dulu 2 tahun pake Scirocco. Tapi jenuh sama hatchback, jadi gue pengen coba main mobil Jepang. Dan juga alasan pilih Toyota 86 karena nonton review dari Jeremy Clarkson sama pernah nyoba juga hahaha,” jujurnya. Bukannya promosi, sejak hadir pertama kali di dunia, mobil yang dipanggil hachi-roku ini menyita perhatian penggemar sports car, salah satunya adalah desainnya.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

“Dulu sebenarnya incer Subaru BRZ, tapi keduluan sama orang. Jadi akhirnya dapat Toyota 86 ini, baru berjalan 3.000 kilometer,” kata Erick. Baru didapat beberapa bulan pada tahun 2017 ini, Erick tidak sabar ingin melakukan sejumlah modifikasi street performance yang kental di negara asalnya Toyota 86. “Untuk awal masih seputar add-on dulu, karena mobil memang baru dapat,” bilang Erick.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

Yang paling menyita perhatian adalah velg Work Kiwami berukuran 19 inci. Kemudian mobil dibuat lebih rebah dengan pergantian per dari Eibach. “Sebenarnya velg diameternya kegedean, kurang cocok dengan konsep gue. Pengennya diameter lebih kecil, misalnya 17 ato 18 inci, jadi nanti ban bisa pake yang meaty kan lebih cocok,” jelasnya.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

Selain itu, mesin Toyota 86-nya juga mendapatkan sejumlah ubahan tentunya untuk meningkatkan performa. Karena konsepnya lebih ke Jepang, Erick menyematkan perangkat-perangkat doping tenaga berlabel Jepang juga.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

“Tapi masih sebatas add-on, kayak front pipe, muffler, dan lainnya,” bilang Erick. Perubahan-perubahan tersebut juga disempurnakan melalui perubahan ECU dari Ecutek. “Sudah di-dyno, tenaga standarnya 125 WHP, naik jadi 140 WHP. Kalau dikonversi, mungkin sekitar 230 HP on engine,” imbuhnya.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

Sementara pada bagian interior, Erick masih mempertahankan orisinilnya Toyota 86. Nampaknya, pria yang bekerja di salah satu perusahaan ini masih menyukai interior bawaan pabrik yang berkelir kombinasi hitam dan merah tersebut.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

“Kedepannya mau ubahan di body, tapi mungkin yang add-on dulu, belum berani kalau sampai potong body. Dan juga target gue di tahun 2018, mesinnya gue mau pasang turbo,” tutup Erick.

Toyota 86 ZN6 2017 Indonesia

bosQuww… ditunggu hasilnya ya…

Spec :
Valenti Stoplights, Taillight, Blitz Open Air Filter Kit, Blitz Suction Kit, Toda Throttle Body, Toda Pulley, HKS Spark Plugs, HKS Dual Resonator Front Pipe, GReddy Titanium Exhaust, Vesse Header w/ DEI Exhaust Wrap, Ecutek Reflash, Work Kiwami 19” Wheels, Rays Lug Nuts, Eibach Pro Kit Springs.

KOMENTAR