(TIPS-INFO) Yuk Cegah Baret Wiper Kaca Mobil

(TIPS-INFO) Yuk Cegah Baret Wiper Kaca Mobil

Pernah berpengalaman dengan baret pada kaca depan mobil? Baret tersebut pun sebenarnya sangat mengganggu saat berkendara, apalagi baretnya cukup banyak. Contohnya pada saat malam hari akan menjadi silau karena ada lampu mobil dari lawan arah. Kemudian saat hujan, air hujan tidak terhapus dengan baik saat mengaktifkan wiper. Bagaimana mencegahnya?

“Sebenarnya untuk mencegah baret pada kaca mudah saja, yang pertama adalah jangan tunggu karet wiper sampai jelek atau getas,” buka Andri dari PDV Detailing. Betul, mungkin sebagian orang masih banyak yang mengabaikan kondisi karet pada wiper.

“Umumnya mobil sering dipakai harian, atau biasa terjemur langsung matahari, 1 tahun sudah harus ganti atau bahkan kurang. Lumayan terjangkau kok harga karet wiper, sekitar Rp 100 ribu kalau yang masih ada rangkanya seperti pada mobil keluaran lama. Kalau wiper yang frameless lebih dari itu harganya,” sambungnya.

Kemudian pencegahan berikutnya adalah jangan mengaktifkan wiper saat kaca kering. “Kondisinya kaca depan mobil ada debu cukup tebal. Nah biasanya ada orang yang nyalain wiper buat hilangin debu itu, ini tidak boleh karena kaca pasti akan terbaret,” lanjut Andri.

Jika memang debu sangat mengganggu pandangan berkendara, Andri menyarankan agar mengaktifkan washer dengan trik khusus. “Dikagetin tarik tuas washer-nya berkali-kali supaya wiper-nya tidak jalan dan airnya keluar yang banyak. Jadi kaca dan karet wiper udah basah dulu, baru aktifkan wiper-nya. Kalau mobil Eropa biasanya jeda antara washer dan wiper lumayan lama,” ungkapnya.

Namun apa yang harus dilakukan jika kaca depan sudah terbaret? Saat ini pun sudah banyak workshop yang menyediakan jasa menghilangkan baret pada kaca mobil. “Tapi resikonya kaca jadi buram dan bergelombang, karena kaca itu dikikis pakai alat khusus dengan pad yang kasar,” katanya.

“Kasus yang paling ekstrim adalah kalau dilakukan saat kaca masih panas, tekanan kaca ke frame-nya jadi besar, sehingga kaca justru bisa pecah,” bilang Andri. Langkah alternatif adalah ganti kacanya, namun biayanya tentu lebih besar. “Kalau mau ambil resikonya, poles kaca juga gak apa-apa,” tutup Andri.

Foto : shutterstock / google.

KOMENTAR