Tahun 2018, David Sitanala Balap Di FIA Formula 4 British

Tahun 2018, David Sitanala Balap Di FIA Formula 4 British

David Sitanala, pembalap di ajang FIA Formula 4 China Championshop asal Maluku, berhasil membawa 2 piala pada musim 2017. Tentu semua ini tidak bisa diraih oleh David tanpa dukungan penuh banyak pihak, yang utama tentunya dukungan dari Pemda Maluku. Untuk tahun 2018, David akan memulai petualangan barunya dengan mengikuti FIA Formula 4 British Championship.

Selain membalap, David adalah mempromosikan pariwisata dan investasi di Maluku. “Saya senang dan merasa terhormat mendapat kepercayaan dari pak Gubernur dan pejabat Pemda Maluku serta DPRD. Harapan saya anak muda Maluku selalu bangga terhadap asalnya dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk berprestasi sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ungkap David Sitanala.

Salah satu bentuk nyata dukungan penuh yang diberikan oleh Pemda Maluku, terutama Gubernur Provinsi Maluku,  Ir. Said Assagaf, adalah dengan melakukan telepon saat David akan turun di seri perdana FIA Formula 4 China Championship.

“Saya merasa sangat senang mendapat dukungan dan doa dari Bapak Gubernur. Itu artinya support penuh dari Pemerintah Provinsi Maluku kepada saya tidak main-main. Makanya saya merasa harus membalasnya dengan prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujar David.

Untuk tahun 2018, David kembali meminta restu dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Maluku. Hal ini dilakukan David sembari menyerahkan 2 buah piala yang ia peroleh dari FIA Formula 4 China Championship. Piala itu sendiri diserahkan saat melakukan kunjungan ke kantor Gubernur Provinsi Maluku pada Kamis (7/12), dan diterima langsung oleh pak Said Assagaf.

“Untuk tahun ini, saya kembali meminta dukungan Pemerintah Provinsi Maluku untuk membantu karir saya di FIA Formula 4 British Championship. Tentu saya akan tetap menjadi duta Maluku dengan tetap mempromosikan pariwisata dan investasi di Maluku, saat saya berlaga di Inggris,” kata David.

Ada pesan khusus yang disampaikan oleh Said Assagaf. “Saya meminta David tetap melanjutkan apa yang sudah David cita-citakan dari dulu, dan David sekarang bukan milik Maluku tapi sudah milik bangsa Indonesia karena David juga mengharumkan nama Indonesia,” ungkapnya.

KOMENTAR