Shell Gelar Seminar Dan Umumkan Pemenang Kompetisi Think Efficiency 2018

Shell Gelar Seminar Dan Umumkan Pemenang Kompetisi Think Efficiency 2018

PT Shell Indonesia menyelenggarakan seminar bertajuk Inovasi untuk Negeri pada 14 Agustus 2018 lalu di Jakarta. Seminar ini dihadiri oleh tak kurang dari 140 peserta dari berbagai kalangan seperti akademisi, praktisi, dan mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Seminar Inovasi untuk Negeri diisi oleh para pembicara dari sektor inovasi energi yaitu Dr. Zainal Arifin, Vice President of Technology Development and Standardization PT PLN, Dr. Chairul Hudaya, Asisten Professor Departemen Teknik Elektro Universitas Indonesia, Dr. Nandang Suhendra, Sekjen Konsorsium Kemandirian Industri Fotovoltaik Nasional, dan Dr. Syarif Riyadi, Founder Energy Academy Indonesia.

Sementara pembicara dari sektor inovasi Tribologi hadir Indra Kanoena, Director PT. Bukit Makmur Mandiri Utama, Dr. Tri Yuswidjajanto, Tribologist Institut Teknologi Bandung danBambang Wahyudi, Vice President Technical PT Shell Indonesia. Para pembicara memaparkan ide dan pengalaman mereka dalam melakukan inovasi khususnya di bidang Energi dan Tribologi.

Di saat bersamaan, PT Shell Indonesia juga mengumumkan kompetisi Think Efficiency 2018. Dibagi menjadi 2 kategori (Energi dan Tribologi), kompetisi yang berlangsung dari 1 Mei 2018 hingga 31 Juni 2018 ini dikuti lebih dari 100 ide yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar SMU, pekerja profesional, hingga para pengajar di Universitas.

Untuk kategori Energi, tim REPGY (Recycled Panel Eco Energy) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menjadi juara pertama dengan ide inovasi “Panel Ondrivoltaic Berbahan Plastik Daur Ulang Terinstalasi dengan Sel Ondri”.

Sementara untuk kategori Tribologi, juara pertama dimenangkan oleh Tim Infinite dengan membawakan inovasi “Permodelan Simulasi Friction dan Efisiensi pada Excavator dengan Computational Intelligence Controller”.

Kedua pemenang berhasil meyakinkan para juri yang berasal dari pakar energi dan tribologi. Ajang penghargaan inovasi ini menitikberatkan penilaian pada aspek originalitas, produk, dampak, dan keberlanjutan.

KOMENTAR