Retro Sprint Rally King of The Kings 2016 Tetap Akan Digelar

Retro Sprint Rally King of The Kings 2016 Tetap Akan Digelar

Retro Sprint Rally 2016 yang digagas oleh Retro Rally Indonesia tetap akan digelar awal Desember 2016.  Demikian disampaikan oleh pereli nasional Aldrian S Chandra dan Irwan Kurniawan usai meeting menyusun peraturan pelengkap perlombaan sprint rally khusus mobil RWD Retro dan berkonsep King of The Kings 2016.

Meeting koordinasi yang digelar di kawasan SCBD pada Selasa (04/10) ini juga menetapkan gelaran event digelar usai Kejurnas Sprint Rally Jatim yang digadang-gadang akan mundur selambat-lambatnya hingga tanggal 27 Nopember 2016.

retro-sprint-rally-okt2016-02

“Jika Kejurnas Sprint Rally Jatim mundur hingga akhir November, maka kami akan gelar 2 minggu kemudian di bulan Desember 2016 agar semua komunitas retro rally bisa mempersiapkan diri untuk King of the Kings Retro Rally 2016 ini,” kata Irwan K yang juga didampingi oleh pereli nasional Dudy Setiadi Arayata dan Edwyn Tedja.

“Retro Rally Indonesia layaknya wadah untuk menggelar event seperti Retro Sprint Rally dan semua insan rally bermobil retro diharapkan bernaung bersama di asosiasi ini karena akan banyak nilai manfaatnya berkaitan dengan keikutertaaan di event-event kemudian hari,” ungkap Dudy Arayata

“Selain konsep King of the Kings, event Desember nanti akan mengemas juga Fun Sprint Rally yang diramaikan oleh komunitas-komunitas retro, ada display komunitas dan kontes Retro Look yang akan digarap oleh salah satu komunitas besar retro,” lanjutnya.

“Faktor safety secara detail harus dipenuhi oleh setiap peserta, baik yang tampil di kelas utama King of the Kings maupun Fun Sprint Rally, tidak ada toleransi, paling tidak penggunaan rollbar yang baik sangat diwajibkan juga memakai baju balap serta helm yang memenuhi syarat,” ujar Aldrian S Chandra, punggawa utama Cometa Mobile dari Retro Rally Indonesia.

Retro Sprint Rally 2016 memang akan menobatkan siapa saja yang menjadi Raja Kelas RC 1600, Raja Kelas RC 2000, dan Raja Kelas RC Open. Semua harus berbasiskan mobil sedan atau non-jip, RWD, berusia max tahun 1988 dan lain-lain layaknya sesuai spesifikasi yang tercantum di Regulasi Sprint Rally IMI 2016.

“Baik kelas utama maupun yang fun rally akan dikemas dalam 1 paket peraturan pelengkap perlombaan.  Bagi asosiasi klub Retro Rally Indonesia, gelaran Retro Sprint Rally adalah duel skill dan performa mobil-mobil RWD.  Tidak ada lompat kelas, 1600 cc lompat ke 2000 cc atau lain-lain, semua sesuai kelas dan spesifikasinya. Satu pereli retro utama boleh tampil lebih dari 1 kelas, dan tidak boleh lompat ke kelas fun. Pereli harus tentukan di kelas mana mobil pertamanya bertarung memperebutkan gelar King alias raja,” jelas Edwyn Tedja yang akan bertindak supervisi OC penyelenggara.

Sebanyak 4 Special Stages akan digelar di Retro Sprint Rally selama 2 hari penyelenggaraan. Fun Sprint Rally akan mengambil jarak khusus 50% lebih pendek dan akan dilepas bersamaan dengan sesi SS2 dan SS3.  Hingga saat ini Special Stage Cikamurang Indramayu Jawa Barat tetap menjadi alternatif pertama lokasi penyelenggaraan, suasana event akan seperti kemeriahan suatu jamboree yang penuh dengan komunitas retro rally.  Upaya melibatkan pawang hujan juga menjadi agenda yang cukup penting, karena bulan Desember rentan dengan turun hujan.

KOMENTAR