Ready For Traveling – Toyota Fortuner VNTurbo 4X4

BosMobil – Menjawab keinginan konsumen, PT Toyota Astra Motor akhirnya merilis varian Fortuner VNTurbo 4X4 yang mengambil basis dari Fortuner Tipe G. Toyota Fortuner VNTurbo 4X4 ini resmi menjadi varian ke-8 dari keluarga besar Fortuner di Indonesia.

Jangan heran bila tidak ada perubahan dari sisi visual ataupun segi interiornya, hanya bermodalkan stiker 4X4 yang melekat di bagian samping belakang sebagai identitas pembeda dari versi VNT biasa. Dan layaknya VNTurbo biasa, bagian engine hood telah tersemat air scoop beserta LED Daytime Running Light (DRL) yang memberikan nuansa keanggunan dibalik sosok gagahnya, tak lupa headlmap turut dihiasai aksen smoke.

Toyota Fortuner VNTurbo IMG_8018

Untuk interior sendiri masih dalam balutan mewah dengan fasilitas ergonomis yang lengkap sehingga memberikan kemudahan pengendaranya. Sisi kenyaman tak perlu lagi diragukan mengingat dimensi yang cukup panjang dan lebar sehingga memberikan kelapangan yang mempuni. Tak ada perbedaan mencolok, selain hadirnya tuas transmisi 4X4 yang menemani transmisi otomatis 4 percepatannya di konsul tengah. Sedikit disayangkan, untuk seukuran medium SUV ia belum dilengkapi dengan fitur cruise control yang kabanyakan diaplikasi SUV sekelasnya.

Toyota Fortuner VNTurbo IMG_8029

Toyota Fortuner VNTurbo 1

To the point, sensasi berkendara yang dihadirkan memang tak jauh berbeda dengan versi VNTurbo yang pernah redaksi coba sebelumnya. Hentakan awal dari mesin D4-D berkapasitas 2.5L mampu memberikan reaksi yang lumayan mengagetkan, pun begitu hal ini masih terkontrol dengan baik. Teknologi Variable Nozzle Turbocharger Intercooler fuel Injection berfungsi mengatur sudut nozzle yang diarahkan ke turbin sehingga putaran turbin bisa lebih cepat di putaran rendah dan tidak kehilangan daya saat putaran tinggi.

Toyota Fortuner VNTurbo IMG_7959

Toyota Fortuner VNTurbo P8050056

Statusnya sebagai urban SUV redaksi jajal dengan mengendarai melintasi jalur Ibu Kota, jujur kata meski bertubuh bongsor namun kenikmatan berkendara masih lumayan baik meski terkadang saat melaju dikecepatan tinggi efek limbung kerap kali menjadi ‘faktor x’ yang wajib diperhitungkan. Hempasan tarikan bawah yang padat sudah terasa saat kali pertama menginjak gas, sayangnya meskin memiliki power yang besar namun karena bermodalkan transmisi otomatis luapan tenaganya masih terasa ‘kurang sedap’, ibarat makanan sedikit kurang bumbu dan hal ini kami rasakan saat menarik di putaran atas napas mesin seakan tertahan.

Giliran menjajal dihabitat satunya lagi. Memang tak memiliki kriteria layaknya jalur off road, tapi medan tanah yang sedikit lengket ini kami anggap cocok untuk mewakili kemampuannya. Melibas dari posisi biasa tanpa memindahkan tuas pengerak, si bongsor Fortuner masih sanggup meladeni cukup baik, tapi ketika ke tempat yang lebih bertanah perlahan lajunya pun mulai tertahan.

Toyota Fortuner VNTurbo IMG_7993

Tak membutuhkan waktu lama, langsung geser tuas pengerak ke posisi High Lock (HL), yang secara otomatis membagi tenaga mesin secara merata ke roda depan dan belakang, sehingga penyaluran akan lebih terfokus dan terarah. Fortuner VNTurbo 4X4 pun sukses menaklukan medan tanah basah tadi tanpa harus memindahkan tuas pengerak ke posisi Low Lock (LL) untuk rintangan yang jauh lebih ekstrim.

Toyota Fortuner VNTurbo IMG_7911

Overall, Toyota cukup piawai dalam mengisi celah kosong yang sekaligus menjawab keinginan konsumenya akan sebuah mobil SUV nyaman tapi memiliki kemampuan untuk melahap medan beragam. Alhasil, dengan adanya Fortuner VNTurbo 4X4 yang dibandrol Rp 480 juta ini makin memungkinkan pengunanya untuk pelesiran ke daerah terpencil dengan medan menantang dan tentu ini menjadi pilihan tepat bagi para pecinta car traveling.

KOMENTAR