RAK 2, Mobil Opel Bertenaga Roket Tahun 1928 Mampu Mencapai 238 Km/jam

RAK 2, Mobil Opel Bertenaga Roket Tahun 1928 Mampu Mencapai 238 Km/jam

Tahun 1928 merupakan tahun pengembangan dunia otomotif oleh berbagai pabrikan. Saat itu mengandalkan mesin berbahan bakar bensin untuk menggerakan mobil. Namun sejarah pernah berbicara jika pabrikan Opel sempat membuat mobil bertenaga roket dan mampu mencapai kecepatan 147 mph atau 238 km/jam.

Seperti dikutip dari carscoops, ceritanya Fritz von Opel tertarik dengan roket setelah bertemu Max Valier yang merupakan astronot. Ketertarikannya menghasilkan RAK 1 yang berbasis Opel 4/12. Teknisi Opel sempat melakukan uji coba pada mobil bertenaga 12 roket tersebut, dan sukses membuat mobil berlari dengan kecepatan 100 km/jam di Russelsheim, Jerman.

Kesuksesan tersebut membuat mereka ingin meraih kecepatan lebih tinggi lagi, dan kali ini mengambil basis dari Opel 10/40. Hasilnya adalah RAK 2 yang dibekali 24 roket. Tidak hanya itu, bodi juga dibekali sayap dan komponen aerodinamis.

Namun karena lintasan Russelsheim terlalu pendek, mobil tersebut dibawa ke AVUS yang 2 kali lipat lebih panjang dibandingkan sebelumnya. Fritz von Opel pun akhirnya sukses memacu RAK 2 hingga kecepatan 238 km/jam, yang dilakukan pada 23 Mei 1928. Artinya hari ini, Opel sedang merayakan 90 tahun pencapaian tersebut.

Tidak berhenti disitu saja, Opel kembali bereksperimen yang hasilnya RAK 3 berbasis motor. Selain itu, rekor kembali terpecahkan yaitu 256 km/jam namun berjalan di rel kereta api. Opel sempat ingin mengembangkan lebih lanjut untuk membuat pesawat roket Opel-Sander RAK 1, namun karena peristiwa menurunnya ekonomi (Great Depression), pabrikan kembali hanya mengembangkan mobil.

KOMENTAR