Nissan GT-R R35 (CBA-R35) : Dream Became Reality

Nissan GT-R R35 (CBA-R35) : Dream Became Reality

Siapa yang ingin Nissan GT-R tunjuk tangan!!! Yang tidak mau, ya harus mau!!! Betul, dari sekian banyak mobil sport di dunia yang fana ini, Nissan GT-R R35 termasuk salah satu mobil impian kebanyakan penggila otomotif. Termasuk Steven Jorgie yang sudah memasang target harus memiliki mobil yang dijuluki ‘Godzilla’ ini.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

“Sejak keluar sekitar tahun 2008 lalu, gue udah suka banget. Modelnya gagah banget, berotot gitu. Gue juga dari kecil udah suka, kayak lagi main game gitu, pasti pakainya Nissan GT-R,” buka pria yang akrab dipanggil Jorgie ini.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Impian Jorgie akan Nissan GT-R baru menjadi kenyataan pada tahun 2017 ini. Secara kebetulan, ada yang menjual mobil penerus Nissan Skyline GT-R ini dengan kondisi kinyis-kinyis dan odometer rendah. “Tadinya mau ambil mobil lain, tapi gue pikir sayang, karena dream car gue dari dulu Nissan GT-R,” jujurnya.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Dalam kondisi standar, tampilan Nissan GT-R memang sudah ‘galak’. Saat dibawa pulang ke garasinya, Nissan GT-R berkelir putih produksi tahun 2013 ini sudah mendapati sejumlah ubahan pada bagian eksteriornya.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Beragam perangkat berbahan karbon disematkan di Nissan GT-R ini, seperti front lips, side skirt, rear splitter, hood ventilation, dan lainnya dari Rexpeed . Selain itu, rear wing bawaan juga digusur yang digantikan dengan Esprit.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Karbon memang kental dengan mobil berperforma tinggi. Selain itu, tampilan juga lebih oke dengan penggunaan velg Volk Racing VR. G2 yang berdiameter 20 inci berdimensi sesuai Nissan GT-R. Namun Jorgie tidak mau membuat mobilnya lebih rebah dibandingkan standarnya.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

“Suspensinya masih standar, sayang kalau dirubah-rubah. Tapi standarnya udah enak banget, dan bisa di-setting juga. Makanya kondisi begini masih enak dipakai jalan-jalan,” jujurnya lagi. Sama halnya pada bagian pengereman, yang dirasa masih mencukupi.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Nissan GT-R R35 telah dibekali mesin V6 3.8L lengkap dengan twin-turbo, yang dalam kondisi standar tenaganya sekitar 550 HP. Ditemani transmisi 6-speed dual clutch serta adanya all-wheel drive, akselerasi 0-100 km/jam diklaim kisaran 3 detik.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Beberapa resep seperti penggantian intake dan exhaust system, serta pengapian tentunya akan meningkatkan tenaga cukup signifikan. “Pemilik sebelumnya bilang mobil ini sudah pernah pakai standalone, dan tenaganya itu sekitar 700 HP. Tapi menurut gue terlalu besar,” katanya.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Doi lanjut menceritakan jika Nissan GT-R ini dibelinya dengan menggunakan ECU standar. “Kira-kira tenaganya sekarang 580 HP, dan ini pun sudah gede banget tenaganya,” ucap Jorgie. Namun untuk interior dibiarkan standar pabrikan Nissan GT-R karena menurut Jorgie sudah sangat oke.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

“Gue pakai Nissan GT-R ini cuma weekend aja, biasanya gue pakai buat refresh setelah pusing kerja seminggu. Kalau dipakai harian kayaknya ga mungkin banget, bensinnya 1 liter cuma 3 kilometer aja,” jujur Jorgie.

Nissan GT-R R35 VR38DETT

Jika sudah terbiasa membawa Nissan GT-R, pastinya Jorgie beradaptasi dengan tenaga yang besar. “Pasti bakal berasa kurang. Rencana ke depan memang mau naikin tenaga, tapi gak sampai ganti turbo lah hehe,” tutup Jorgie.

Spec : Mines Carbon Front Grill, Rexpeed Carbon Front Lips, Rexpeed Carbon Side Skirts, Rexpeed Carbon Rear Splitter, Rexpeed Carbon Exhaust Ring, Rexpeed Carbon Side Mirror Covers, Rexpeed Carbon Hood Ventilation, Esprit Carbon Spoiler, Volk Racing VR G2 20x(10+11)” Wheels, Dunlop Semi Slick 255/40 & 285/35 Tires, Volk Rays Lugnuts, GReddy Intake Filter, HKS Spark Plugs, Power House Amuse R1 Titan w/ Black Tips Exhaust Turbo Back, Jun Radiator Tank.

KOMENTAR