Modifikasi Subaru BRZ : Boosted By Supercharger System

Modifikasi Subaru BRZ : Boosted By Supercharger System

Jakarta, BosMobil.com – Ferry Nando, pemilik Subaru BRZ ini memilih sistem supercharger untuk diinstal ke mesinnya. Sebenarnya banyak teman-temannya dari komunitas BOCI (Boxer Owner Club Indonesia) yang mencangkokan turbo untuk mobil sejenisnya. Namun bukan ingin tampil beda maupun cari sensasi seperti artis, Ferry memiliki alasan tersendiri.

“Mobil saya untuk daily driven. Tenaga cukup untuk harian, tapi masih bisa untuk trackday kalau ada waktu senggang dengan teman. Jadi saya pasang supercharger, selain juga karena cuaca Jakarta yang selalu panas, dan lebih mudah dalam perawatannya,” jelas Ferry.

Subaru BRZ Supercharger

Hal ini cukup beralasan mengingat Subaru BRZ menggendong mesin boxer 2.000 cc dengan kompresi yang cukup tinggi, yaitu 12,5:1. Namun demikian, Ferry tetap mempertahankan internal mesin berkode FA20 tersebut meskipun kompresi sudah termasuk tinggi jika diberikan boost pressure dari supercharger.

Subaru BRZ Supercharger

Pada supercharger-nya sendiri, Ferry menetapkan pilihannya kepada HKS Supercharger Kit Version 2. Bang, namanya ‘kit’, sudah tentu mendapatkan perangkat supercharger, pipa-pipa, hingga intercooler. Pemasangan juga diakui cukup mudah, tanpa harus custom sana-sini.

Subaru BRZ Supercharger

Subaru BRZ Supercharger

Subaru BRZ Supercharger

Kemudian supaya melancarkan gas buang, bagian exhaust system Subaru BRZ berwarna putih ini juga diganti secara keseluruhan. Mulai dari header HKS Equal, berikut front pipe dan cat-back dari Scorpion.

Subaru BRZ Supercharger

Karena memang untuk trackday, sistem kendali juga menjadi perhitungan Ferry. Roda dipercaya kombinasi Advan RGIII berukuran 19 inci dengan ban Hankook. Selanjutnya suspensi diganti dengan Ohlins berjenis coilover, serta perangkat rem Buddy Club agar semakin ‘cihuy’.

Subaru BRZ Supercharger

Subaru BRZ Supercharger

Sebagai penyesuaian terhadap pemasangan supercharger, Ferry mengatur kembali ECU bawaan Subaru BRZ melalui EcuTek. “Boost cukup 8 psi saja, sudah cukup untuk harian. Kalau terlalu besar jadi boros dan tidak terpakai tenaganya, dan akan susah dikendalikan,” jelasnya.

Subaru BRZ Supercharger

Tenaga standar Subaru BRZ yang berkisar 125 WHP, kini dengan instalasi supercharger menjadi 203,3 WHP diukur di mesin dyno. Tidak hanya itu, torsinya juga melonjak cukup jauh, yaitu menjadi 183,7 ft lb. Karena bekerja melalui pulley, perangkat supercharge sudah bekerja ketika mesin hidup.

Subaru BRZ Supercharger

“Kompresi tinggi tidak masalah karena masih low boost. Yang penting disesuaikan semuanya dengan tepat saat setting ECU-nya,” bilang Ferry. “Untuk saat ini sudah cukup puas. Kedepannya mau memperkuat internal mesin saja,” tutupnya saat diminta komentar tentang Subaru BRZ-nya.

Spec : HKS Supercharger Kit Version 2, HKS SQV4 Blow Off Valve, HKS Equal Header, Scorpion Front Pipe, Scorpion Cat-back, GFB Lightweight Pulley, Mishimoto Racing Radiator, Samco Radiator Hose, Remapping ECU by EcuTek, Advan RGIII 19” Rims, Hankook Tires, Ohlins Coilover Suspension, Buddy Club Big Brake Kit, Cusco Underbrace, Cusco Strutbar.

Tuned by : FM Motorsport, Jakarta.

Teks/foto : daniel

KOMENTAR