Mobil Lubricannts Indonesia Gelar General Manufacturing Seminar

Mobil Lubricannts Indonesia Gelar General Manufacturing Seminar

Mobil Lubricants Indonesia kembali menyelenggarakan General Manufacturing Seminar, acara tahunan sebagai wadah bagi para pelaku industri manufaktur untuk berdiskusi dan mencari solusi pelumasan yang tepat guna membantu mereka dalam mengatasi tantangan ekonomi terkini, terutama pada saat terjadinya fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing.

Seminar ini juga merupakan wujud dukungan Mobil Lubricants Indonesia terhadap agenda pemerintah Indonesia bertajuk Making Indonesia 4.0 yang menjadi roadmap terintegrasi untuk mengimplementasikan sejumlah strategi dalam memasuki era industri 4.0. Roadmap ini diharapkan dapat mendorong Indonesia untuk masuk peringkat 10 besar negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030 dan menjadi negara industri tangguh pada tahun 2035.

Berdasarkan roadmap Making Indonesia 4.0, Kementerian Perindustrian telah menetapkan 5 sektor manufaktur yang akan diprioritaskan pengembangannya pada tahap awal agar menjadi percontohan dalam implementasi revolusi industri generasi keempat di tanah air. Lima sektor yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, serta kimia.

Tidak dapat dipungkiri, pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing terutama Dolar Amerika Serikat (AS) dapat memengaruhi kinerja industri manufaktur nasional karena industri ini banyak mengimpor bahan baku dengan menggunakan Dolar AS. Untuk itu, para pelaku industri dituntut untuk melakukan efisiensi biaya terutama yang berkaitan dengan transaksi luar negeri.

“Kami gelar seminar ini sebagai wujud komitmen kami dalam mendukung rencana pemerintah Indonesia mendorong pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri. Meski terkadang luput dari perhatian, pelumas memiliki peran penting dalam membantu perusahaan menjaga kinerja dan produktivitas perusahaan,” kata Syah Reza, Presdir ExxonMobil Lubricants Indonesia.

“Oleh karena itu, tim teknisi dan R&D kami senantiasa melakukan riset dan pengembangan guna menciptakan solusi pelumasan terbaik untuk membantu para pelaku industri menjawab berbagai tantangan termasuk tantangan ekonomi dengan membantu meningkatkan efisiensi biaya perusahaan,” lanjutnya.

“Beberapa mesin utama perusahaan didatangkan dari luar negeri, yang tentunya membutuhkan pelumasan yang baik dan tepat untuk dapat bekerja dengan optimal. Jika tidak, perusahaan akan menghadapi kondisi yang mengharuskan mereka untuk mengimpor sparepart dari negara lain dan menambah biaya tidak terduga. Oleh karena itu, perusahaan dihimbau untuk memahami kebutuhan solusi pelumasan mereka, sehingga mesin dapat bekerja dengan baik,” tambah Reza.

Selama seminar berlangsung, Mobil Lubricants memperlihatkan berbagai produk seperti Mobil DTE 10 Excel 46, Mobil Vactra, dan Mobilgrease XHP 222, hingga Mobil ServSM. General Manufacturing Seminar 2018 yang diselenggarakan di AYANA Midplaza JAKARTA dihadiri oleh para pelaku usaha dari berbagai sektor industri manufaktur, perwakilan organisasi industri, serta mitra dari Mobil Lubricants untuk saling berbagi pengalaman seputar solusi pelumasan dari Mobil Lubricants dalam menghadapi fluktuasi nilai tukar Rupiah.

KOMENTAR