Mitsubishi Lancer GTi (CB5) : Drive It, Not Tow It

Mitsubishi Lancer GTi (CB5) : Drive It, Not Tow It

Bogor, BosMobil.com – Mobil untuk drag race biasanya sudah bertenaga yang besar, apalagi yang masuk ke kelas 12 detik. Karena spesifikasi yang diterapkan seperti salah satunya kompresi tinggi membuat mobil tidak bisa dikendarai ke arena balap, melainkan harus diderek.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-02

Nah, kawan kita Ricky Rizky ingin punya mobil untuk balap drag race yang tetap bisa dikendarai di jalan raya. “Sebelumnya pakai Honda Civic Estilo, main di kelas 14 detik. Nah saya bingung, mau naik kelas ke 12 atau 13 detik, tapi kalau begitu sudah harus di-towing. Maunya tetap bisa dibawa jalan,” jelasnya.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-03

Momennya pun sangat tepat, karena ada yang menawarkan Mitsubishi Lancer GTi (CB5) yang sudah dikonversi menjadi Mitsubishi Lancer Evolution III dari eksterior, interior, hingga mesinnya. “Nah kalau ini bisa balap, tapi dipakai jalan ataupun nongkrong tetap bisa,” jelasnya lagi.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-04

Meski mesin sudah 4G63 yang diambil dari Mitsubishi Lancer Evolution III RS, modifikasi tetap menjadi ritual khusus. Berkapasitas 2.000 cc, beberapa bagian mesin diganti yang lebih kuat, serta bertujuan meningkatkan kompresi, contohnya piston CP, setang piston BC, dan paking Cometic.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-05

Turbo bawaan Mitsubishi Lancer Evolution III RS beserta pipa-pipanya tetap dipertahankan karena masih cukup. Supaya lebih ‘plong’, pipa knalpot diganti free flow 3 inci. Modifikasi cukup sederhana mengharuskan perubahan di ECU dari Evo GSR, yang cukup di-setting dari Dastek Unichip.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-06

Tenaga menjadi 350 HP saat dyno test, yang dikoneksikan kepada transmisi dari Mitsubishi Lancer Evolution III RS beserta sistem all-wheel drive (AWD), dan juga ditambahkan limited slip differential. Tenaga kemudian dikirimkan ke roda kombinasi velg Volk Rays CE28 dan ban Toyo Proxes R888.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-07

Sementara di bagian interior masih lengkap, mulai dashboard, jok, doortrim dan lainnya. Makin ‘cihuy’ dikendarai di jalan raya karena perangkat pendingin udara atau air conditioner atau A/C tetap berfungsi.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-08

Karena baru pertama kali mencoba mobil turbo dan bersistem AWD dari Mitsubishi Lancer-nya, di gelaran Sentul D2 Drag Race 2015 seri 2 lalu Ricky bisa menorehkan best time 12,2 detik saat kualifikasi, ditambah bawa pulang piala juara 4. “Masih adaptasi karena dari 14 ke 12 detik, dan kaget saat start-nya,” bilang Ricky.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-09

Namun untuk modifikasi yang cukup sederhana tersebut masih membuat penasaran Ricky pada Lancer-nya. “Pengen mau naik ke 11 detik mas, mau ganti turbo. Tapi syaratnya mobil tetap bisa dibawa jalan, bukan di-towing,” tutupnya.

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-10

Mitsubishi-lancer-ricky-autoplus-11

Ricky’s Mitsubishi Lancer GTi :
Converted to Mitsubishi Lancer Evolution III RS, CP Pistons, BC Connecting Rods, ACL Bearings, Cometic Head Gasket, Custom 3” Stainless Steel Exhaust Piping, OEM Lancer Evolution III GSR ECU, Dastek Unichip Q+ Piggyback w/ Dastek I-Drive, Full Lock Limited Slip Differential, Volk Rays CE28 Rims, Toyo Proxes R888 Tires, Cusco Coilover Suspension, Custom Under Brace.

Tuned by : Autoplus (Serang-Banten), RS Tuning (Bintaro-Jakarta).

KOMENTAR