Mitsubishi Lancer (CK4) : The Evolution Maniac

Mitsubishi Lancer (CK4) : The Evolution Maniac

Bogor, BosMobil.com – Merupakan hal yang mainstream jika melakukan konversi dari Mitsubishi Lancer lokal ke model Mitsubishi Lancer Evolution IV. Selain karena versi aslinya sangat jarang di Indonesia, tetapi yang dilakukan Mohamad Reno Ardian pada Lancer CK4-nya masuk dalam kategori ‘maniac’.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-02

Kenapa begitu? Mitsubishi Lancer miliknya bisa dibilang spesial. Bukan spesial pakai telor, tapi proses konversi dilakukan se-detail mungkin mengacu kepada aslinya Mitsubishi Lancer Evolution IV. “Kami bangun mobil tidak mau setengah-setengah,” ungkap Reno.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-03

Seperti biasa, tampilan disempurnakan melalui body parts Mitsubishi Lancer Evolution IV. Mulai dari bemper depan-belakang, side skirt, wing, kap mesin, fender, pintu, lampu, emblem-emblem, velg, berlabel OZ Racing Wheels, hingga seluruh kacanya.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-04

‘Maniac’ terdapat pada mudguard yang disematkan, serta spakbor bagian dalam. “Semua dicari di junkyard Malaysia,” katanya. Fitur washer di bemper depan untuk menyemprotkan air ke intercooler bawaan Lancer Evolution IV juga disematkan pada mobilnya dan berfungsi semestinya.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-05

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-06

Masuk ke dalam, seperti yang biasa dilakukan adalah mensematkan interior parts bawaan Lancer Evo 4, yaitu jok berlabel Recaro, lingkar kemudi, doortrim, dashboard, instrument cluster dan panel-panel lainnya. Namun yang membuat kami kaget adalah seatbelt bawaan merek TAKATA. Sepele, namun bagi pemilik maupun orang lain, hal ini meningkatkan rasa prestis.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-07

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-08

Membuka kap mesin, langsung tersaji 4G63T yang merupakan mesin legendaris Mitsubishi. “Ssstt mas, anti-lockbraking system (ABS) bawaan Lancer Evolution IV juga ada lho,” jujur pemuda 12 tahun ini sambil menunjukan perangkat ABS-nya. Wew… Maniac…

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-09

Sementara performa mesin, kapasitas tetap dibiarkan 2.000 cc seperti aslinya. Sejumlah resep telah dilakukan pada mesin Lancer ‘DIBEJEK’-nya, yaitu pergantian internal mesin agar lebih kuat di-boost oleh turbo, contohnya piston Wiseco berikut setang Brian Crower, camshaft Brian Crower 266, dan lainnya.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-10

Kemudian untuk turbo sendiri dipilih Garrett GT35, yang ukuran tidak terlalu besar agar perangkat A/C dan P/S tetap berfungsi seperti biasanya. Pergantian turbo memaksa injektor juga diganti lebih besar dari RC Injectors berukuran 1.000 cc.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-11

Otak mesin mengandalkan standalone dari Haltech. Saat di-dyno, mesinnya menciptakan 451,8 WHP beserta 531,48 Nm. Output tersebut dilanjutkan ke transmisi bawaan Lancer Evolution IV melalui kopling Ogura, lengkap dengan all-wheel drive.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-12

Namanya doyan ngebut, performa Mitsubishi Lancer-nya diikuti di gelaran Sentul D2 Drag Race 420M yang mampu meraih best time 11,5 detik. “Boost-nya 1,7 bar. Maksimal boost bisa 2,1 bar. Harian pakai bahan bakar RON95, kalau balap pakai aviation gasoline,” kata Reno.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-13

Disamping performa maupun ‘maniac’-nya, kami terkejut dengan 1 hal pada Lancer miliknya. Kami dipersilahkan mengendarainya, dan impresi kami seperti mengendarai mobil biasa saja. Pedal kopling enteng, lepas pedal kopling tidak ada getaran, dikendarai pelan tidak ndut-ndutan seperti mobil balap, dan tidak ada suara-suara horor lainnya.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-14

“Engine mounting semua baru dan pakai bawaannya,” jelasnya lagi. “Lancer ini 99% sudah jadi Lancer Evolution IV. Sisanya tinggal nomer rangka saja hahaha,” tutupnya.

Mitsubishi-Lancer-Reno-Dibejek-15

Reno’s Mitsubishi Lancer :
Exterior-Interior : Mitsubishi Lancer Evolution IV.
Powertrain, Drivetrain, etc : 4G63 Engine, Porting-Polish Cylinder Head w/ 3-angle Valve Job, Wiseco Pistons, Brian Crower Connecting Rods, Brian Crower 266 Camshaft, Brian Crower Valve Springs, Ferrea Engine Valves, ACL Race Bearings, Garrett GT35 Turbo, TiAL External Wastegate, TiAL Blow Off Valve, Custom Turbo Manifold, Custom Exhaust System, Custom Turbo Piping, RC 1000 cc Injectors, Haltech PS2000 Engine Management System, Ogura Twin Clutch, STD Coilover Suspension.

Workshop : TMS TuningMotorSports, Jakarta.

KOMENTAR