Mitsubishi Lancer (CK4) : Low Spec And Go Fast

Mitsubishi Lancer (CK4) : Low Spec And Go Fast

Jakarta, BosMobil.com – Dalam dunia drag race, mobil berspesifikasi tinggi tentunya diikuti dengan akselerasi yang cepat. Namun yang terjadi pada Mitsubishi Lancer (CK4) milik Adrian Paruntu racikan Boost Factory ini tidak demikian, karena diklaim berspesifikasi biasa saja.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-02

“Awalnya, Adrian hanya mau buat harian dan balap. Dia tidak mau power yang besar, dan terpenting mesinnya awet,” tutur Willianto Hardi selaku pemilik Boost Factory. Makanya doski tidak memberikan resep modifikasi yang tinggi pada mobil berpenampilan Mitsubishi Lancer Evolution VI ini. “Tetap bisa dipakai sehari-hari, tinggal lengkapi interior dan pasang A/C,” sambungnya.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-03

Mesin 4G63 diandalankan, dan awalnya 2.0L di-upgrade menjadi 2.2L dengan racikan khusus. Proses racikan mesin dilakukan secara persisi untuk memenuhi permintaan pemilik Lancer agar mesin bisa awet. “Supaya mesin tidak terlalu stres,” tutur Willi. Agar udara dan bahan bakar bisa masuk lebih banyak, camshaft dipercayakan kepada TOMEI, diikuti pergantian klep dan lainnya.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-04

Turbo menjadi salah satu faktor dalam memproduksi tenaga mesin. Keduanya menemui titik tengah untuk memilih turbo Owen Developments GT3588, yang terpasang manis pada manifold dari Fullrace dan ditemani external wastegate bermerek TiAL.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-05

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-06

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-07

Bagiamana pun juga, bagian lain harus menyesuaikan. Bahan bakar dibuat lebih deras dari fuel pump Bosch dan injektor Fuel Injector Clinic berukuran 1.000 cc. Pengapian juga lebih kuat yang tiap silinder diberikan 1 unit koil. Microtech LT-10c dipercaya sebagai otak utama Lancer berjulukan Ant-Man ini.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-08

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-09

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-10

Tenaga dari mesin dihubungkan ke transmisi ‘dog-gear’ dari PPG dengan rasio khusus untuk drag race, lengkap dengan sistem four-wheel drive-nya. Untuk mendapatkan traksi yang lebih baik, roda diperkuat dengan pemakaian ban berjenis slick yang juga khusus untuk drag race.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-11

Meskipun ditegaskan bisa dipakai harian, Mitsubishi Lancer ini sedang ‘terondol’ saat kami melakukan peliputan. Wajar saja karena bermain di kelas bebas, interior keseluruhan dikosongkan, hanya ada jok, dashboard, rollbar, dan perangkat lain yang diperlukan, untuk membantu akselerasi.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-12

Turbo disetel pada 1,8 bar, namun Willi pun belum mengetahui tenaga yang dihasilkan. “Selama ini kami tuning di jalan raya. Jadi kami tidak pernah melakukan dyno test. Kalau kami tebak, mungkin Lancer ini bertenaga di kisaran 600 WHP,” jelas Willi.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-13

Seperti judul pada artikel ini… Low Spec and Go Fast… Adrian bisa mengakselerasikan Mitsubishi Lancer-nya dari 0 hingga 402 meter dalam waktu 10,4 detik. “Spec-nya tetap seperti ini dulu. Karena boost masih 1,8 bar, dimana masih bisa ditingkatkan lebih tinggi lagi,” tutur Willi.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-14

“Selama ini mesin tidak pernah ada kendala, hanya masalah sepele saja yang muncul,” jelas Willi. Dalam kondisi ‘low spec’-nya ini, Willi tetap memasang target seperti peserta FFA lain targetkan. “Target masuk ke 9 detik dulu. Kalau sudah bisa 9 detik, kami akan pikirkan lagi untuk naik spek,” tutup Willi.

Mitsubishi-Lancer-Boost-Factory-Adrian-Paruntu-2015-15

Adrian’s Mitsubishi Lancer :
4G63 Engine, 2.2L Boost Factory Stroker Kit, ACL Race Main & Rod Bearings, TOMEI 290 Camshaft, Supertech Valves & Valve Springs, GSC Power-Division Tappet Lifters, ARP Head & Main Studs, JE Pro Seal Head Gasket, Gates Corporation Timing Belt, Owen Developments GT3588 Turbo, Full-Race T4 Twinscroll Turbo Manifold, TiAL 38 mm External Wastegate, TiAL Q50 Blow Off Valve, Fuel Injector Clinic 1.000 cc Injectors, Custom Fuel Surge Tank by Boost Factory, Bosch 044 External Fuel Pump, Bosch HEC715 Ignition Coils, Microtech LT10c ECU Standalone, Microtech X4 Ignitor Box, Pfitzner Performance Gearbox Transmission, OS Giken Twin Plate Clutch, Buddy Club P1 Racing Wheels, Mickey Thompson ET Drag Tires, Lightweight Fiber Doors, Bride Low Max Front Seats, OMP Harnesses.

Tuned by : Boost Factory.

KOMENTAR