McLaren Tidak Akan Membuat Mobil SUV

McLaren Tidak Akan Membuat Mobil SUV

Beragam pabrikan mobil tentunya memiliki produk untuk segmen sport utility vehicle (SUV), yang mana semakin diminati oleh konsumen. Hal ini tentunya membawa keuntungan tersendiri bagi perusahaan. Namun meskipun demikian, McLaren mengatakan dengan tegas tidak akan membuat mobil SUV.

Seperti dijelaskan carscoops, McLaren tidak tertarik dengan mobil SUV, meskipun popularitas dari mobil ‘tinggi’ terus meningkat dari tahun ke tahun. Padahal merek supercar sudah membuatnya seperti Lamborghini Urus, dan menyusul Ferrari yang sedang dalam tahap pengembangan.

“Kami merupakan perusahan yang sudah lama eksis sebelum ke bidang otomotif, dan kami adalah perusahaan yang profitable. Jadi tidak perlu membuat mobil SUV,” kata Tony Joseph dari McLaren North America.

Mobil berperforma tinggi dari pabrikan asal Inggris tersebut diawali dengan McLaren F1 pada tahun 1993, dilanjutkan dengan McLaren 12C tahun 2011 lalu, kemudian McLaren P1 tahun 2013, dilanjutkan McLaren 650S, 540S, hingga McLaren 720S. “Kami hanya konsentrasi pada mobil two-seat sports car, yang merupakan ikon kami,” tambahnya.

Untuk rencana ke depan, McLaren ingin melanjutkan mobil hybrid, dan membuat mobil listrik. Untuk mobil hybrid sebelumnya sudah pernah dilakukan pada McLaren P1, namun produksinya sudah berakhir, dan hanya dibuat 375 unit saja.

Dikatakan jika mobil hybrid terbarunya akan mulai dikenalkan pada tahun 2022 mendatang, setelah itu menyusul mobil listrik. “Kami belum memastikan produk tersebut, tapi kami tertarik dengan mobil hybrid maupun listrik,” tambahnya lagi.

KOMENTAR