McLaren Dan BMW Bekerjasama Kembangkan Mesin Internal Combustion

McLaren Dan BMW Bekerjasama Kembangkan Mesin Internal Combustion

Masa depan untuk industri otomotif memang nyata dipegang oleh mesin listrik, namun bukan berarti mesin internal combustion, atau berbahan bakar bensin dilupakan begitu saja. Dan mesin ini juga tidak dilupakan oleh McLaren.

Dikutip dari carscoops, pabrikan supercar asal Inggris tersebut bekerjasama dengan pabrikan BMW untuk mengembangkan mesin internal combustion. Tidak hanya itu, McLaren juga bekerjasama dengan Advanced Propulsion Center, Ricardo, Grainger & Worral, Lentus Composites, dan University of Bath.

McLaren melakukan proyek pengembangan mesin internal combustion dengan tujuan tentunya agar lebih efisien hingga peningkatan tenaga dan torsi. Terakhir kali McLaren bekerjasama dengan BMW yang ditunjukan melalui mobil legendaris McLaren F1 menggunakan mesin V12 6.1L bertenaga 618 HP.

Akhir-akhir ini, BMW juga menunjukan teknologi terbarunya, yang mana merupakan pelopor dari water injection system yang disematkan BMW M4 GTS. Mesin 3.0L twin-turbo yang dimiliki mampu menghasilkan tenaga hampir 500 HP, dibandingkan versi standar BMW M4 yaitu 425 HP.

“Kami akan melanjutkan untuk mendesain dan membuat mesin. Keuntungan dari proyek ini akan membantu kami dalam pengembangan mesin generasi baru kami,” kata Mike Flewitt dari pihak McLaren.

Saat ini, McLaren memiliki mesin M383T yaitu V8 3.8L twin-turbo untuk beberapa mobil supercar-nya. Mesin tersebut juga digunakan kembali di McLaren 720S dengan kapasitas yang lebih besar, untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar.

KOMENTAR