Jajal Kemampuan New Honda Brio RS CVT

Jajal Kemampuan New Honda Brio RS CVT

Honda Prospect Motor tepatnya di bulan April lalu telah meluncurkan Honda Brio facelift dan menambah varian Brio RS. Namun peluncuran facelift tersebut juga sekaligus merubah transmisi otomatis konvensional menjadi CVT (Continuous Variable Transmission).

Honda Brio RS CVT 2016

Kami pun mendapat kesempatan untuk melakukan test drive bersama media lainnya pada 2 Juni, dan kebetulan kami mendapat jatah Honda Brio RS. Mesin tetap berkapasitas 1.200 cc, namun internalnya telah disempurnakan.

Honda Brio RS CVT 2016

“Piston dan main bearing-nya beda, jadi meminimalkan friksi pada mesin. Intake manifold juga kini menggunakan bahan plastik, sehingga beban mesin itu sendiri bisa berkurang. Kemudian ada cooling control spacer, untuk menjaga temperatur mesin yang juga meminimalisir friksi antara piston dan dinding silinder,” jelas Muhamad Zuhdi, Technical and Warranty Manager PT HPM.

Honda Brio RS CVT 2016

Perubahan pada internal mesin membuat putaran mesin menjadi lebih enteng, kemudian intake manifold yang lebih ringan juga membuat mesin tidak bekerja keras. Makanya mesin baru Honda Brio ini tenaganya 90 PS, naik dibandingkan sebelumnya yaitu 88 PS, diikuti torsinya menjadi 110 Nm. Efeknya lagi, bahan bakarnya akan menjadi lebih efisien.

Lalu transmisi automatic-nya kini menggunakan CVT Earth Dreams Technology. “Seperti diketahui, CVT membuat perpindahan gigi lebih halus karena menggunakan driven pulley. Operasinya bukan bertahap, tapi terus menerus,” katanya. Selain itu, bobotnya juga lebih ringan.

Honda Brio RS CVT 2016

Khusus Honda Brio RS juga mendapatkan sentuhan di bagian suspensinya, yang dinamakan Sporty Tuned Suspension. Hal ini diklaim akan meningkatkan kestabilan Honda Brio RS yang lebih baik pada saat melaju cepat maupun menikung. Selain itu velg yang digunakan adalah 15 inci, yang juga membuat tampilan lebih cihuy.

Kami pun langsung mencoba Honda Brio RS. Dengan transmisi CVT-nya, memang perpindahan gigi hampir tidak terasa. Rute kami diawali dari markas Honda di Sunter, ke Sentul City menempuh jarak sekitar 52 kilometer. Dengan rata-rata kecepatan 60 km/jam, konsumsi bahan bakarnya adalah 1:17 (liter:kilometer).

Honda Brio RS CVT 2016

Setelah itu perjalanan dilanjutkan dari rest area KM 45 Tol Jagorawi menuju Cipanas, Bogor. Dalam perjalanan, kami mencoba tekan pedal paling dalam. Akselerasi yang kami rasakan menjadi ‘smooth’, dibandingkan Honda Brio bertransmisi automatic sebelumnya yang lebih ‘nyentak’.

Honda Brio RS CVT 2016

Beberapa kali menemukan kemacetan di jalan raya puncak, Bogor, hingga harus berhenti dalam waktu yang cukup lama. Ketika jalanan kembali lancar, tepatnya di daerah kebun teh, kami mencoba menikung dengan kecepatan agak tinggi, yang hasilnya tetap terkendali, seperti yang dijanjikan di Honda Brio RS memiliki karakter sporty. Namun efeknya jika dipakai santai, bantingan lebih terasa. Ada positif, ada negatif ya lae.

Honda Brio RS CVT 2016

Sampai di Cipanas, Bogor, jarak yang ditempuh adalah 31 kilometer, dan konsumsi bahan bakar Honda Brio RS CVT yang kami gunakan adalah 1:7,4. Angka tersebut sangat wajar mengingat kemacetannya, dan jalanan menanjak mengharuskan mesin bekerja lebih ekstra dibandingkan jalanan datar.

Honda Brio RS CVT 2016

Honda Brio RS CVT dijual dengan harga Rp 174,7 juta. Namun untuk varian CVT lainnya yang lebih ‘bersahabat’ terdapat pilihan Honda Brio Satya E CVT, yang mana perbedaan pada kelengkapan aksesoris maupun bagian suspensinya, dengan harga Rp 149,6 juta.

KOMENTAR