ISSOM 2016 Seri 4, Ekadana Hampir Juara 1 Di Super Retro

ISSOM 2016 Seri 4, Ekadana Hampir Juara 1 Di Super Retro

Setelah melalui diskusi maupun perdebatan sengit, akhirnya balap Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2016 kembali digelar yang memasuki seri ke-4 pada 30-31 Juli lalu di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Partner kami Ismail Ekadana juga kembali berlaga, yang mulai seri 4 ini, doi bersama timnya mendapat sponsor JNE Express. “Mobil bisa dipersiapkan secara lebih baik karena ada dukungan operasional balap,” bukanya. Yang serunya, di balap Indonesian Retro Race Championship (IRRC) kelas Super Retro, Ekadana hampir menang atas rival terberatnya, Achmad Fadil.

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

Mengandalkan Toyota Corolla DX bermesin F20C, Ekadana berhasil menempati posisi 2 saat kualifikasi hari Sabtunya. “Sebelum start, saya dan tim sempat berdiskusi, karena mobil Fadil (190E) didukung suspense yang independent, pasti sulit untuk saya dan Corolla DX yang memakai garden portal untuk fight di tikungan. Tapi secara kemampuan mesin, saya masih bisa lebih cepat,” jelasnya.

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

Akhirnya balap IRRC dimulai, Ekadana bisa menuntun Corolla DX-nya ke urutan pertama. “Tapi di-take over lagi sama Fadil di R5, dan sempat tertinggal. Peluang kembali dating karena pada lap ke-6, Fadil tertahan dengan mobil-mobil yang overlap. Sempat ada ceceran oli di racing line selepas tikungan S Kecil hingga keluar S besar, akhirnya saya berhasil kembali memimpin balapan,” jelasnya lagi.

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

Di straight line, Corolla DX-nya mampu melewati mobil Fadil, tapi jika di tikungan, Fadil kembali merebut posisi, dan kondisi ini berulang kali terjadi hingga beberapa lap terakhir. “Bermaksud merebut kembali posisi 1, sepertinya fuel tank sudah mulai kosong, karena saat tikungan terakhir, putaran mesin seperti drop, jadi harus turun gigi saat keluar tikungan dan mesin normal kembali. Namun sayangnya sudah keburu finish,” ungkap Ekadana.

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

Pria berkacamata ini harus puas di posisi ke-2 balap IRRC kelas Super Retro, dimana hanya terpaut 0,3 detik dengan Fadil. Tidak hanya itu, Ekadana ditemani oleh Ayahnya yang juga berhak di podium kelas Retro 2000. Sisi positif lainnya, Ekadana mampu mempertajam lap time di Sirkuit Sentul yaitu 1 menit 52,807 detik yang mana di seri 4 ini Corolla DX-nya hanya disempurnakan di bagian kaki-kaki saja.

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

Tidak hanya IRRC, sebelumnya Ekadana juga mengikuti Super Touring Car Championship (STC) kelas Retro STC. Disini, Ekadana hampir tidak balap karena suatu hal. “Harusnya start dari posisi ke-7, tetapi karena kesalahan teknis, jadinya start dari pitlane, dimana boleh melaju sesaat setelah semua pembalap di starting grid sudah melalui starting line, artinya saya start dari posisi paling belakang,” jelas Ekadana.

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

Selama jalannya balap STC, Ekadana perlahan-lahan bisa menyalip pembalap lainnya. “Tidak mau mengecewakan semua pihak. Satu persatu akhirnya berhasil saya lewati, dan alhasil saya bisa finish di urutan ke-3 di Retro STC,” tutup Ekadana.

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

Congratulation bro…

Ismail Ekadana - ISSOM 2016 - Toyota Corolla DX F20C Engine

KOMENTAR