Ismail Ekadana : Not My Lucky Day

Ismail Ekadana : Not My Lucky Day

Bogor, BosMobil.com – Ajang balap Super Touring Car Championship kembali digelar pada 26-27 September 2015 lalu di Sirkuit Sentul, Bogor yang merupakan bagian acara dari Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM).

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-02

Di seri 4 ini, Ismail Ekadana mendaftarkan diri di kelas Super Retro dan STC 1600 dengan Toyota Corolla DX (KE70)-nya. Namun keberuntungan belum berpihak karena tidak berjalan sempurna. “Seri ini, saya memasang spoiler di depan dan wing di belakang untuk menambah downforce, kemudian ganti fuel pump, dan ban. Untuk mesin masih sama, hanya ganti oli saja,” buka Ekadana.

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-03

Saat kualifikasi hari Sabtu-nya, Ekadana hanya bisa melakukan 1 lap karena terjadi kecelakaan yang melibatkan 2 pembalap. “Dapat posisi ke-13 secara overall, atau posisi 2 di Retro 1600, atau posisi 5 di Super Retro. Tapi sejak kualifikasi, saya merasa mobil lebih pelan daripada sebelumnya. Saya pikir mungkin karena wing dan spoiler membuat downforce yang lebih baik,” sambungnya.

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-04

Lanjut ke hari Minggu atau race day, Ekadana bisa melakukan start dengan baik yang membuatnya naik ke posisi 9 secara overall. Namun di awal balap, safety car harus mengawal karena ada kecelakaan. Balap kembali berlangsung, Ekadana sempat menyalip pembalap lainnya dan melakukan perlawanan sengit.

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-05

“Saya ditempel oleh teman sekolah saya dulu, beberapa lap dia menempel ketat hingga akhirnya dia berhasil menyalip saya. Saya tidak mau menyerah,” ucap Ekadana. “Begitu saya ingin menyalip lagi, dia juga sedang fight dengan pembalap lain, mau gak mau dia menghindar, akhirnya mobil saya menyerempet mobil dia, dan dia terpelintir keluar lintasan,” ucapnya lagi.

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-06

Ekadana tetap melanjutkan balap. Beberapa lap berlangsung, hingga akhirnya di tikungan pertama setelah straight line, Ekadana terpelintir dengan 2 pembalap lainnya akibat adanya oli di lintasan. “Mobil saya sampai masuk ke gravel. Akhirnya saya coba memaksa untuk masuk kembali ke lintasan dan bagian bawah mesin sempat kena kerb,” jelas Ekadana.

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-07

Sejak itu, Ekadana merasakan mesin Toyota Corolla DX-nya tidak bertenaga. “Susah sekali untuk mencapai putaran mesin tinggi. Saya sempat lihat semua indikator tapi masih normal,” ungkapnya. Namun terus-terusan mesinnya tidak bertenaga, Ekadana berpikir untuk masuk pit dan tidak melanjutkan balap.

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-08

Dan di tikungan terakhir, mesin 4A-GE di mobil Ekadana tiba-tiba seperti meledak. “Padahal sudah di tikungan terakhir, tinggal belok kanan masuk pit,” bilangnya. Setelah dilihat, terdapat lubang pada engine block-nya, tepatnya dibawah saringan oli, sampai internal mesin. “Not my lucky day,” ucapnya secara setelah usai balap.

Ismail-Ekadana-STCC-sept2015-09

“Mobil langsung dikirim ke bengkel. Sampai saat ini masih dalam tahap investigasi penyebab bolongnya blok mesin,” ujar Ekadana. “Sebenarnya ada cadangan blok mesin, tapi mudah-mudahan untuk setang piston tidak bermasalah. Kalau bermasalah, harus pesan dari luar negeri. Ya mudah-mudahan bisa ikut di seri 5 mendatang,” tutup Ekadana.

KOMENTAR