Ini Pendapat Peserta Tentang EASCA mSF Tangerang 2015

Ini Pendapat Peserta Tentang EASCA mSF Tangerang 2015

Tangsel, BosMobil.com – Gegap gempita mobile SOUND FESTIVAL (mSF) 2015 yang terselenggara di The Breeze, BSD, Tangerang selatan, Mei pekan kemarin masih sangat terasa hingga kini. Lebih dari 100 peserta bersaing habis – habisan di kategori Sound Quaity (SQ) dengan regulasi EASCA. Hal ini tentunya banyak menyisakan kenangan dan keseruan, serta sejumlah pendapat.

Johny Mega Audio : Jangan Kalah Mental

Menurut Johny dari workshop Mega Audio, secara umum kontes EASCA mSF ini baik dan pertandingan cukup berat, “yang penting saat bertanding jangan kalah mental, tahan emosi dalam segala hal, semua peserta harus tertib dan saling support,” ucap Johny.

Terkait tim juri, Johny mengunkapkan banyak mendapat pembelajaran, “Juri Indra baik, ramah dan friendly, banyak pengalaman dia yang diberi ke saya. Sedangkan Juri Temmy banyak arahan untuk perbaikan, yang kadang – kadang saya nggak kepikiran,” jelas pria yang juga ramah.

Hadi Autosound Lampung : Makin Ngerti Maunya EASCA

Hadi Autosound Lampung bukan orang baru di kontes EASCA mSF, serupa dengan Johny Mega Audio, Hadi kerap mendapatkan trophy. “Makin hari persaingan di mSF makin ngeri, karena setiap installer sekarang makin ngerti apa maunya EASCA,” kata Hadi.

Pada saat penjurian dikelas yang dikuti, Hadi mendapat jatah dua juri Moko dan Temmy, “untuk Juri Moko orangnya balance, dia selalu mengingikan suara baik tonal ataupun yang lainya harus tampil balance dan ngebland, jadi suara harus bagus dan rapih. Sedangkan Temmy oke dan bagus, dia paham dan cukup mampu memdengar semua frekuensi,” Terang Hadi.

Ferdy Glaze Autosound : Makin Ketat Malah Seru

Ferdy Glaze Autosound yang tergabung dalam Tim Vox berpendapat, “makin lama EASCA mSF makin ketat, ini justru malah seru, karena membuat kita tertantang dan harus menghadapi kontes ini lebih baik lagi,” tukasnya.

Sementara untuk tim juri Ferdy hanya mengatakannya singkat “Semua juri oke dan konsisten ketika menilai,” ujar pria riang ini. “Terus majukan audio di Indonesia,” sahut Ferdy.

KOMENTAR