Ini Alasan Toyota C-HR Tidak Ada Pilihan Transmisi Manual

Ini Alasan Toyota C-HR Tidak Ada Pilihan Transmisi Manual

Toyota C-HR tidak ada transmisi manual menjadi sebuah pertanyaan yang cukup mengganjal. Padahal dari sisi penjualan, transmisi manual di Indonesia masih menjadi pilihan utama masyarakat. Apalagi orang yang menyukai performa pada umumnya akan lebih memilih transmisi manual.

Bansar Maduma, Outlet Development Division Head CBU & Commercial Product General Manajer PT Toyota Astra Motor (TAM) pun menjelaskannya. Menurutnya, segmen pasar Toyota C-HR memang lebih membutuhkan transmisi otomatis ketimbang manual.

“Kalau saat ini trennya memang sudah ke transmisi CVT. Apalagi kalau penggunaannya di Indonesia yang market paling besar di Jabodetabek. Lihatlah kondisi macetnya seperti apa di Jabodetabek,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa Toyota C-HR sudah dilengkapi dengan transmisi 7 speed CVT dengan sequential shiftmatic. Dengan transmisi ini diharapkan pelanggan bisa lebih mudah mendapatkan pengalaman berkendara yang nyaman.

“Dengan sequential shiftmatic, diharapkan pelanggan yang menyukai transmisi manual bisa terjawab kebutuhannya. Karena pengemudi bisa mengatur perpindahan gigi sendiri dan memberi kesan seperti transmisi manual,” tambah Bansar. Lantas, apakah di negara produsen mobil ini dijual dengan transmisi manual? “Tidak, di Thailand juga hanya ada transmisi otomatis,” pungkasnya.

PT TAM baru saja meluncurkan model terbaru mereka yaitu Toyota C-HR. Mobil ini hadir dengan desain menarik dan antimainstream dibanding mobil Toyota lainnya. Toyota C-HR dilengkapi mesin VVT-i berkapasitas 1.800 cc dan mampu menghasilkan tenaga sebesar 139 hp serta torsi mencapai 170 Nm. Toyota C-HR dijual dengan harga kisaran Rp 488,5 juta hingga Rp 490 juta.

Special thanks to Mr. A.