Honda Resmikan Kerjasama Program Dengan SMK Kartika Makassar

Honda Resmikan Kerjasama Program Dengan SMK Kartika Makassar

PT Honda Prospect Motor (HPM) meresmikan kerjasama  Program Pendidikan Dasar bagi Teknisi Honda dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kartika Makassar pada Jumat (3/3) lalu di Makassar. Program ini merupakan yang ke-45 kalinya bagi PT HPM dalam melakukan  kerjasama dengan Sekolah Kejuruan Teknik yang ada di Indonesia sejak tahun 2000.

Pendidikan Dasar Teknisi Honda merupakan program pendidikan dasar yang diberikan di SMK, yang bertujuan untuk mempersiapkan siswa yang akan lulus sekolah agar dapat menjadi calon teknisi yang nantinya akan diserap oleh industri otomotif, khususnya sebagai teknisi di dealer-dealer jaringan Honda.

Program Transfer Teknologi Honda ini dilakukan dengan membuka kelas khusus untuk program Pendidikan Dasar Teknisi Honda dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
1. Memberikan  training dan On Job Training (OJT) kepada guru-guru SMK Kartika Makassar,
2. Menyeleksi siswa-siswa berprestasi dan berkemauan tinggi yang ingin langsung bekerja didunia Industri,
3. Memberikan training dan OJT kepada siswa-siswa terpilih ke jaringan dealer Honda selama jangka waktu minimal 4 bulan,
4. Memberikan bantuan alat peraga training yang digunakan dalam proses belajar dan praktek di sekolah, berupa :
a. 1 unit mobil Honda Brio Satya,
b. Shop Manual,
c. Common Tools dan Special Tools,
d. Informasi teknologi sebagai bahan training
5. Memberikan kesempatan kerja kepada para siswa yang termasuk dalam program di jaringan dealer Honda.

“Saat ini kami terus berkolaborasi dengan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia untuk meningkatkan kualitas SDM serta melakukan transfer ilmu guna memajukan dunia pendidikan khususnya di industri otomotif sesuai bidang usaha kami,” kata Tomoki Uchida, President Director PT Honda Prospect Motor.

“Seiring dengan pertumbukan industri otomotif, kebutuhan akan tenaga kerja terlatih terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan kegiatan ini, kami berharap Indonesia dapat memiliki tenaga kerja siap pakai untuk mendukung industri sehingga bisa lebih bersaing secara regional maupun global,” kata Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM.

KOMENTAR