Honda Civic Estilo (SR3), Bagaikan Investasi Properti

Honda Civic Estilo (SR3), Bagaikan Investasi Properti

Dalam artikel ini, bukanlah membahas suatu mobil modifikasi seperti biasanya, melainkan lebih kepada Honda Civic Estilo. Dari judul mungkin sudah ketahuan pembahasannya, karena bukan suatu rahasia umum lagi mengenai ketidakwajaran harga seken Civic hatchback generasi ke-5 ini.

Civic Estilo diproduksi tahun 1992-1995, dimana jika melihat harga pasaran mobil untuk tahun tersebut berkisar Rp 50 juta. Saya sebagai penulis belum lama ini menjual mobil sedan merek ‘S’ tahun 2000 harganya mirip mirip. Namun kenyataannya, paling tidak Civic SR3 seken harganya Rp 80 juta, bahkan menyentuh Rp 200 juta. Ibaratnya properti, memiliki Civic Estilo bagaikan investasi.

Honda Civic Estilo SR3

Kenapa sichh? Kami telah mewawancarai Apit dari workshop Supernova, serta Rama dari Estilo Genio Community Indonesia (EGCI). Saat ditanya pertama kali, keduanya mengutarakan jawaban yang sama, yaitu desain yang tidak termakan jaman. “Honda Civic Esitlo modelnya modern meskipun sekarang sudah tahun 2016,” ungkap Apit. “Tidak hanya di Indonesia saja begini, tapi diluar negeri misalnya di Jepang atau Amerika Serikat juga booming,” ungkap Rama.

Untuk populasi, keduanya pun mengamininya. Bukan masalah edisi terbatas atau spesial, namun dulunya sedikit yang melirik Honda Civic Estilo, tapi Civic Genio sedan, mengingat karakter konsumen Indonesia lebih cenderung ke mobil dimensi besar. “Civic Genio bisa angkut orang atau barang lebih banyak, akses masuknya gampang,” tutur Apit yang Civic Estilo-nya sedang diproses untuk harian.

Honda Civic Estilo SR3

“Dari sisi fanatisme, Civic Estilo memang berkesan. Coba saja tanya ke orang apakah tahu Civic Estilo, pastinya iya. Dan setiap orang pecinta Honda, rata-rata ingin punya Civic Estilo. Teman saya punya Honda Jazz GD3 sudah modif habis-habisan, tiba-tiba dia jual untuk beli Honda Civic Estilo. Saya tanyakan kenapa, dia hanya bilang memang dari dulu ingin punya Civic Estilo,” terang Rama.

Apalagi mobil yang terlahir di era 90-an, dimana pengalaman berkendaranya tidak lebih baik dibandingkan generasi penerusnya. Dalam hal ini dibandingkan dengan Civic Ferio dan seterusnya. “Gak ada enak-enaknya mas naik Civic Estilo, nyaman juga enggak. Tapi ya modelnya itu yang membuat berbeda. Orang yang punya Civic Estilo, rata-rata mobilnya lebih dari 1, tentunya yang nyaman. Jadi Civic Estilo-nya untuk weekend, atau hal lainnya,” tuturnya.

Honda Civic Estilo SR3

Namun jawaban berbeda diutarakan Rama. “Untuk tahun segitu (90-an), Civic Estilo termasuk canggih dibanding merek sebelah. Contohnya rem cakram depan-belakang, kaki-kaki belakang pakai arm dan lainnya. Permasalahan bawanya, itu tergantung. Saya punya mobil lain yang nyaman, tapi begitu bawa Civic Estilo, kesannya jadi berbeda. Banyak yang bilang, bawa Honda itu fun to drive, dan ini juga didapat di Civic Estilo,” bilang Rama, pemilik Civic Estilo berkelir merah.

Dalam hal modifikasinya, Civic Estilo pun bisa mengadopsi beragam aliran. Sebut saja yang biasa dilakukan orang banyak, yaitu JDM, Stance maupun Hellaflush, dan lainnya. “Terutama JDM yaitu membuat Civic Estilo seperti kondisi Civic EG di luar negeri, contohnya speedometer 180 km/h, velg, hingga spion retrac. Padahal spionnya sama, tapi karena retrac, makanya dibeli,” tutur Apit.

Honda Civic Estilo SR3

“Perintilan-perintilan tersebut harganya juga gila sekarang ini. Nih contoh kasusunya, ada yang jual salah satu perintilan harganya 2 juta disini, tapi dibilang kemahalan. Lalu dijual keluar negeri lewat eBay, orang dari luar negeri ada yang berani bayarin 6 juta loch,” ungkap Rama, yang dulunya sempat memiliki 2 unit Honda Civic Estilo.

Berbicara performa, ada 2 hal yang menjadi fokus utama. Yang pertama adalah tersedianya beragam mesin untuk bisa disematkan ke Civic Estilo. Sebut saja B-Series, H-Series hingga K-Series, dimana ketiganya lebih powerful dibandingkan bawaannya yaitu D-Series. “Fleksibel dan mudah dipasang di Civic Estilo,” kata Apit.

Honda Civic Estilo SR3

Yang kedua adalah dari bodi maupun sasis Civic Estilo itu sendiri. Berbicara untuk race purpose, mobil ini bisa dibilang juaranya, terlihat dari balap drag race yang banyak menggunakan Civic Estilo ketimbang Civic Nouva yang padahal bobotnya lebih ringan. “Struktur kaki-kakinya beda banget, jadi traksinya lebih bagus Civic Estilo dan aerodinamisnya,” tutur Apit. Kemudian Rama juga memberikan jawaban yang sama. “Spek mesin sama, tapi begitu dipasang ke Civic Estilo hasilnya berbeda,” tegas Rama.

Jika kembali ke masalah harga, baik Apit maupun Rama sepakat mulai dari angka Rp 80 juta. “Itu tergantung kondisi, biasanya 80 juta itu mungkin kondisinya secara keseluruhan tidak bagus. Kalau kisaran 120 juta, mungkin salah satu kondisi seperti interior, bodi, maupun mesin perlu perbaikan,” kata Rama.

Honda Civic Estilo SR3

“Menurut saya yang pantas di angka 100 juta, itu bisa langsung pakai. Kemudian tergantung surat-surat juga, ada yang jual 120 juta tahun 1992 dan pajaknya mati, tapi saya lihat kondisi bodinya lewat foto, harganya masuk. Kalau dijual murah justru tanda tanya, pernah saya ditawari murah, lihat dari foto sih bagus, ternyata dicek bagian depannya sudah pernah tabrakan,” jelas Apit.

Jadi jangan kaget jika ada yang menjual Civic Estilo seharga Rp 200 juta. “Ini biasanya mileage sangat rendah untuk seukuran mobil 90-an. Kemudian barang-barangnya semua orisinil, dan tentu dirawat. Tetap saja ada yang mau beli, kalau gak salah rekornya itu ada yang jual 230 juta,” jelas Rama.

Honda Civic Estilo SR3

Apit memberikan contoh kasus sebagai perbandingan. “Ada Civic Estilo tahun 1995 dan Civic Ferio tahun 2000. Keduanya sama-sama kondisinya bagus, dan mesinnya sama-sama pake B18C Type R. Untuk Civic Ferio, jual 125 juta itu agak susah, tapi begitu Civic Estilo jual 180 juta ya tenang-tenang aja. Kalau masalah harga, Civic Estilo kayaknya kalah sama Honda CR-X hahaha,” tambah Apit.

Honda Civic Estilo SR3

Yuk beramai-ramai beli Honda Civic Estilo untuk investasi…

KOMENTAR