Ford F-1 1948 : Mothertruckin’ Insane

Ford F-1 1948 : Mothertruckin’ Insane

Impian anak-anak yang paling umum adalah berenang di sungai susu sambil hujan lolipop. Impian orang dewasa adalah pergi ke Las Vegas dan mendapatkan Jackpot. Namun untuk Didik Wijayanto, impiannya adalah memiliki mobil klasik asal Amerika Serikat.

Ford F-1 1948

Impiannya sekarang bukan angan-angan lagi, karena takdir sudah mempertemukan dokter spesialis tersebut dengan sebuah mobil truk klasik yang diidamkannya sejak masa kanak-kanak. “Dulu saya nonton MacGyver dan dia naik pick-up kuning. Saya lupa itu truk apa, tapi yang jelas dari Amerika,” kenang Didik.

Ford F-1 1948

Menemukan Ford F-1 ini baginya seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Pasalnya, beliau harus rela bolak balik luar kota untuk mendapatkan identitas sang pemilik beserta lokasi mobilnya. “Lucunya, sudah bolak balik luar kota, taunya malah disimpennya di Jakarta juga ya pulang lagi deh hehe…” ujarnya seraya tertawa.

Ford F-1 1948

Restorasi Ford F-1 tahun 1948 yang bakal panjang ini tidak membuat Didik mundur dari tekadnya. “Dia nunjuk mobil ini ada dibalik tumpukan barang bekas tidak terpakai. Awalnya bahkan saya nggak lihat ada mobil, pas diangkat semua perabotan yang numpuk, baru deh keliatan ada ini mobil dalam kondisi memprihatinkan,” jelasnya sambil menggelengkan kepala.

Ford F-1 1948

Dibantu Galih Laksono dari G Speed Indonesia, restorasi dimulai dari eksterior dan sasis, yang mana semua struktur dibuat ulang sesuai aslinya, kemudian dilabur cat spesial racikannya sebagai finishing. “Yang jelas, barang lamanya sudah tidak ada yang dipakai. Jadi kami belikan baru berlabel repro, yaitu barang yang diproduksi ulang oleh manufaktur meski mobilnya sudah tidak diproduksi lagi. Contohnya spion, grille, pengait bak, dan lainnya,” ucap penggemar moge Amerika ini.

Ford F-1 1948

Ford F-1 didesain untuk pengganti varian pick-up oleh Ford yang mereka produksi lebih awal yakni tahun 1942. Berbicara tentang pick-up, dapat dipastikan bahwa Didik memang pecinta American muscle berjenis ini, hal tersebut terbukti saat kami melihat koleksi lainnya yang memiliki layout sejenis.

Ford F-1 1948

“Memang bukan kebetulan, saya sudah mencintai muscle car berjenis pick-up sejak awal. Saya tidak memiliki alasan spesifik kenapa harus mengkoleksi jenis ini, yang jelas varian pick-up memang memiliki ciri khas tersendiri apalagi jika menyandang predikat muscle car,” terangnya.

Ford F-1 1948

Secara visual, Ford F-1 ini nampak terlihat baru saja keluar dari sebuah showroom di masanya, atau bisa dikatakan bahkan lebih baik berkat personalisasi yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Namun siapa yang dapat mengira bahwa konsep awal personalisasi pada Ford F-1 ini hanya berawal dari sebuah render yang Didik lihat pada website luar.

Ford F-1 1948

“Ini uniknya, mobil ini berawal dari hanya sebuah gambar yang saya temukan di internet, dan lucunya lagi saya sempat iseng kirim foto mobil saya dalam keadaan sudah direstorasi ke alamat e-mail mereka sampai mereka bilang mustahil bahwa mobil yang mereka gambar ada di Indonesia ini,” kekehnya.

Ford F-1 1948

Ciri khas G Speed pun diimplementasikan di Ford F-1 ini, yakni selalu membuat mesin V8 dapat beroperasi dengan normal dan menunjukkan performanya dengan baik di kondisi negara kita yang identik dengan iklim tropis.

Ford F-1 1948

Maka dari itu, forged internal lebih dari sekedar menu wajib untuk kemudian di custom dengan perhitungannya sendiri hingga ke bagian transmisi TH400 beserta gardan Currie Enterprise yang ia pesan dengan spesifikasi khusus untuk menahan tenaga dari mesin besarnya.

Ford F-1 1948

“Wajar dong ya kalau masih ada impian. Kalau ditanya demikian, saya ngincer Mustang Pony itu loh yang nongol di serial tv juga, Beverly Hills 90210,” ujarnya bersemangat. From the way he treat his American classic truck, he absolutely deserves another American iconic car, mad props to you, sir.

Didit’s Ford F-1 :
Fully repainted in Silverstone, Restored Original Details (original rearview mirror, front & rear bumper, glasses, front & tail lights), Restored Interior (reupholstered seats, trims, etc), Autometer Classic Gauges, Grant Steering Wheel, B&M Shifter, Ididit Steering Column, Currie Enterprise Strenghten 9” Axle, Weiand Brake Tunnel, High-Performance Torque Converter, Show Wheels Streeter 20x(8+9,5)”, Custom Work Disk Brakes, Custom Big Block Chevy Brake Booster, General Motors 350ci SBC (small block Chevy), TH400 (Turbo Hydramatic), Strenghten Transmission (custom specification), Mr. Gasket Hood Scoop, Aluminium Roller Rocker Arms, Griffin Radiator, Edelbrock 750 CFM Carbs, Mallory Ignitions, Custom Forged Internals.

Tuned by : G Speed Indonesia, Jakarta Selatan.

KOMENTAR