EMMA Indonesia Umumkan Manajemen Baru Dan Program 2018

EMMA Indonesia Umumkan Manajemen Baru Dan Program 2018

Setelah berakhirnya serangkaian kegiatan EMMA Indonesia pada bulan November lalu, EMMA Indonesia Community mengumumkan manajemen baru untuk periode 2018-2020 beserta program kegiatannya untuk tahun 2018 mendatang, yang diumumkan pada Rabu (13/12) lalu di Jakarta.

“Setiap 2 tahun, kepengurusan EMMA Indonesia akan selalu berganti. Jadi mulai tahun 2018, nantinya Hendra Tan akan menjabat sebagai Director Operation. Beliau yang akan bertanggung jawab untuk pelaksanaan kegiatan EMMA Indonesia,” kata Sugeng Adhi, President of EMMA Indonesia.

EMMA Indonesia Kontes Audio Sound Quality SQ Indonesia

Jika disusun struktur EMMA Indonesia periode 2018-2020 sebagai berikut :
President : Sugeng Adhi Taslim
Director Operation : Hendra Tan
Event Manager : Vinny
Finance : Robert Adrianto
Advisor : Wendy, Gading, all shareholders
PR : Gading

Kemudian untuk kegiatannya, Sugeng Adhi menegaskan jika tahun 2018 mendatang akan menggunakan CD terbaru. “Rule kurang lebih sama, tetapi akan ganti CD, perubahannya mungkin hanya minor saja. T” kata Sugeng Adhi.

Sementara untuk kontes audionya sendiri, EMMA Indonesia akan digelar sebanyak 4 kali yaitu QR1, QR2, QR3, dan Final, ditambah EMMA Asia. “Areanya adalah Jakarta, Medan, Surabaya, dan satu lagi kami masih memikirkannya, antara Sulawesi atau Bali. Dan EMMA Asia nantinya akan digelar 1 tahun sekali, karena ini tuntutan sponsor juga,” jelasnya.

Diluar event-event tersebut, kontes audio EMMA Indonesia juga akan digelar bersamaan dengan ajang pameran otomotif. “Tentunya GIIAS dan IIMS, jadi totalnya ada 7. Tidak menutup kemungkinan juga jika ada promotor maupun komunitas yang ingin berkolaborasi bersama dengan EMMA Indonesia,” jujurnya.

Untuk jurinya sendiri, Sugeng Adhi menjelaskan jika EMMA Indonesia berkomitmen akan menggunakan juri dari luar negeri. “Ini pada event reguler kami untuk sound quality. Hal ini untuk menambah daya tarik peserta kontes,” ungkapnya.

Sementara di tahun 2018 mendatang, Sugeng Adhi belum bisa memberikan keputusan tentang diadakannya eksibisi atau pameran audio setiap digelarnya kontes audio EMMA Indonesia seperti pada tahun 2016 lalu.

“Semua tergantung sponsor maupun shareholders. Tahun 2016 kami adakan eksibisi, tapi 2017 ini tidak. Nanti awal tahun 2018, kami akan adakan industry meeting, nantinya jika para sponsor maupun shareholders meminta untuk diadakan kembali, pastinya akan kami adakan eksibisi lagi,” tutup Sugeng Adhi.

Selain itu, EMMA Indonesia juga ingin membuat kontes Sound Quality Loud (SQL) lebih ramai. “Jaman dulu kontes SQL ataupun SPL selalu ramai, tetapi akhir-akhir ini justru negara Thailand yang jauh lebih ramai. Nah cita-cita kami ingin kembali kontes ini kembali semarak. Kami masih menggodok terus untuk hal ini,” tutup Sugeng Adhi.

KOMENTAR