Daihatsu Berbagi Info Bahaya Blind Spot Bagi Pengendara

Daihatsu Berbagi Info Bahaya Blind Spot Bagi Pengendara

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali gelar Daihatsu Club Auto Clinic 2018. Di tahun 2018 ini memasuki batch terakhir yang diikuti 4 klub mobil Daihatsu yaitu DTC (Daihatsu Taruna Club), SIC (Sirion Indonesia Club), TO (Taruna Owners), CAI (Club Ayla Indonesia) dengan jumlah total 70 peserta. Kali ini berbagi informasi tentang Bahaya Blind Spot Bagi Pengendara.

“Blind Spot merupakan penyebab dominan kecelakaan fatal di Indonesia, hal ini terjadi dikarenakan pengendara tidak dapat melihat dengan jelas kendaraan lain pada beberapa sisi kendaraan, dibutuhkan perhatian dan focus yang lebih untuk menghindari keadaan ini,” jelas Budi Mahendra selaku Executive Coordinator CSVC Division ADM.

Selama jalannya acara, peserta diberikan materi mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam hal pandangan aman ketika berkendara, karena hal ini menjadi hal yang sangat penting ketika berkendara di jalan raya.

Seringnya terjadi kecelakaan di jalan raya dikarenakan pandangan kurang aman pada sisi kanan dan kiri kendaraan, ketika mendahului atau mengambil jalur lain di jalan raya. Hal ini disebabkan oleh ‘Blind Spot’, yaitu daerah di luar jangkauan pengemudi yang tidak terlihat dari kaca spion kanan dan kiri, sehingga sangat berbahaya, khususnya ketika berkendara di daerah ramai atau jalur bebas hambatan.

Untuk mengurangi resiko Blind Spot dapat dilakukan dengan cara :
1. Posisikan kaca spion kendaraan semaksimal mungkin sejajar dengan bodi kendaraan, dan fokuskan ke luar dari kendaraan.
2. Menggunakan spion standar pabrikan, karena sudah didesain khusus dan teruji.
3. Ketika akan mendahului kendaraan lain, gunakan lampu sein, perhatikan spion dan wajib untuk memastikan sisi tersebut aman (karena ada Blind Spot).

KOMENTAR