Bosch Dan Kemenhub Kolaborasi Kampanyekan Keselamatan Di Jalan Raya

Bosch Dan Kemenhub Kolaborasi Kampanyekan Keselamatan Di Jalan Raya

Untuk mengurangi angka kecelakaan yang cukup tinggi di Indonesia, Bosch bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan menandatangani Nota Kesepahaman pada Rabu (14/3) lalu.

Kolaborasi ini untuk aktivitas penguatan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya serta penyelenggaraan kegiatan edukatif bersama. Tujuannya, peningkatan pemahaman masyarakat tentang manfaat teknologi keselamatan kendaraan dalam mendukung keselamatan di jalan raya Indonesia.

Di ASEAN, World Health Organization memperkirakan sekitar 120.000 orang meninggal dunia per tahun akibat kecelakaan di jalan raya. Khusus di Indonesia, jumlah kecelakaan di jalan raya yang mengakibatkan kematian mencapai 26.000 jiwa, lebih dari 60% melibatkan pengendara motor.

Pada 2011, pemerintah Indonesia mengumumkan Rencana Umum Nasional Keselamatan dengan target pengurangan jumlah kecelakaan fatal hingga 50% di 2020 mendatang. Salah satu pilar aksi dalam rencana nasional ini adalah memastikan seluruh kendaraan di Indonesia dilengkapi teknologi yang dapat melindungi pengendara dan pengguna jalan lainnya dari kecelakaan.

”Bagi Bosch, setiap kematian yang terjadi akibat kecelakaan di jalan raya sangatlah disayangkan. Kami percaya, implementasi teknologi keamanan kendaraan modern seperti ABS dan ESP dapat membantu mengurangi jumlah kecelakaan yang terjadi di Indonesia,” ujar Andrew Powell, managing director Bosch di Indonesia.

Pada 1995, Bosch mengembangkan teknologi ABS dengan menghadirkan Electronic Stability Program (juga dikenal dengan ESP atau ESC) pertama di dunia, yang saat ini terpasang di 64% mobil terbaru di seluruh dunia. Di Eropa, hingga saat ini ESP telah menyelamatkan lebih dari 8.500 nyawa dan mencegah lebih dari seperempat juta kecelakaan lalu lintas.

Berfokus pada kendaraan roda dua, Bosch juga telah mendemonstrasikan ABS 10 untuk motor di ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) pada 2016 lalu. ABS 10 hadir dengan ukuran yang lebih kecil dan ringan, serta didesain khusus untuk pasar ASEAN.

“Mengusung visi berkendara bebas kecelakaan, solusi teknologi terdepan dari Bosch dapat membantu menciptakan perubahan dalam peningkatan keselamatan pengguna jalan raya di Indonesia,” tutup Andrew.

KOMENTAR