BMW E30 3-Series : Sleek-Touring Car

BMW E30 3-Series : Sleek-Touring Car

Bogor, BosMobil.com – Bukan gosip lagi jika mobil balap tidak diperhatikan penampilannya, maklum saja karena benar-benar dipakai untuk balap. Terbukti jika melihat suatu balap, dari sekian mobil peserta, bisa dihitung dengan jari untuk mereka yang memperhatikan tampilan mubilnya.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-02

“Saya mau mobil bisa balap, tapi rapi juga, dan keren,” jujur Denny Rommel, pemilik BMW 3-Series di artikel ini. Dari awal, mata kami sudah tertuju dengan BMW E30-nya setiap bertugas meliput balap Euro Touring Car Championship (ETCC) di Sirkuit Internasional Sentul.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-03

Selain performanya yang bisa mencuri podium, namun tampilannya juga layak diberikan jempol. Apalagi diberikan 3-stripes yang merupakan ciri khas mobil balap BMW M di bodi BMW E30-nya, mengingatkan kita kepada balap Deutsche Tourenwagen Meisterchaft (DTM) pada era 1980-an di Jerman atau sejenisnya (penulisnya sotoy nih).

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-04

Perombakan tetap dilakukan pada BMW E30-nya demi mendukung kebutuhan balap touring, seperti pergantian bahan di beberapa bagian yang lebih ringan termasuk interiornya, hingga wide body pada fender agar bisa menampung velg yang lebar. “Semua pakai plat, dan bodinya dicat, bukan pakai stiker,” sambungnya.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-05

215 HP on Engine…

Berbicara touring car, tentu harus melakukan modifikasi pada mesin. Dikerjakan oleh Barspeed, mesin BMW E30 yaitu M42B20 tetap diandalkan, namun ditingkatkan kapasitasnya dengan pemakaian piston dari bawaan BMW M3. Porting-polish tetap menjadi resep utama, ditambah penggunaan kem berlabel Cat Cams.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-06

Mesin bisa bernafas lebih lega dari throttle body bawaan BMW M3. Tidak ketinggalan juga debit bahan bakar ke dalam mesin diperbanyak. Diawali fuel pump AEM dan Bosch 044, hingga fuel injector lansiran DeatschWerks. Kemudian Haltech PS2000 ditunjuk sebagai otak mesin BMW E30 ini, dan menghasilkan tenaga 215 HP on engine yang diukur saat sesi dyno test.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-07

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-08

Tenaga tersebut dikirimkan ke transmisi Getrag 265 bawaan BMW E36. “Final drive telah diganti sesuai dengan Sentul,” tutur Denny. Dari transmisi ditransfer lagi ke roda belakang, dimana keempat rodanya merupakan kombinasi velg Sparco NT dengan lebar 8 inci dibalut ban Achilles. Pengendalian BMW E30-nya juga diperkuat dengan suspensi BC serta rem Willwood.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-09

Hingga seri ke-5 balap ETCC, Denny bersama BMW E30-nya telah membawa beberapa piala, yaitu juara 1 Euro 2000 Master saat seri pertama, Juara 2 Euro 2000 Master di seri 5. Di balap lainnya juga demikian, diantaranya juara 1 STC BMW seri 1 dan seri 5, juara 2 BMW STC seri 4, hingga juara 2 Retro 2000 seri 5.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-10

Best time untuk 1 lap di Sirkuit Sentul yang diukir BMW E30-nya adalah 1:52,6. “Itu sudah kompetitif, asal bisa konstan, minimal bisa podium. Tetap banyak trial and error, tapi kuncinya adalah banyak latihan agar kenal karakter mobil,” bilangnya.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-11

“Untuk kedepan hanya disempurnakan saja, tidak sampai rombak total. Tapi kalau tahun depan mungkin mau ke kelas Pro di Euro 2000, atau mungkin naik ke Euro 3000,” ucap Denny Rommel sekaligus mengakhiri pembicaraan.

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-12

BMW-E30-3-Series-Denny-Rommel-13

Denny Rommel’s BMW E30 3-Series :
M42B20 Engine, S50B32 Pistons, Cat Cams Camshaft, S50 Individual Throttle Bodies, Custom Intake Box, Custom Exhaust System, DeatschWerks 400 cc Injectors, Bosch 044 Fuel Pump, AEM In-Tank Fuel Pump, Haltech PS2000 Standalone ECU, Haltech HP6 Igniter, Getrag 265 Transmission, ACT Clutch, Daikin Clutch Cover, Sparco NT 18×8” Wheels, Achiles ATR K Sport 235/40R18 Tires, BC Suspension, Willwood Brake System, Ultra Racing Front Strut Bar, Sparco Bucket Seat, Custom Fuel Tank.

Tuned by : Barspeed, Jakarta.

KOMENTAR