BMW Dukung Pertamina Green Energy Station Melalui BMW i Wallbox Plus

BMW Dukung Pertamina Green Energy Station Melalui BMW i Wallbox Plus

Setelah meresmikan kerjasama pengembangan ekosistem kendaraan listrik bersama Pertamina di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada Agustus 2018, hari ini Senin, 10 Desember 2018, Pertamina luncurkan pilot project dari Green Energy Station (GES) di SPBU Kuningan Pertamina dengan stasiun pengisian energi untuk kendaraan listrik.

Satu charging station disediakan bekerja sama dengan BMW Group Indonesia dalam bentuk BMW i Wallbox Plus yang diinstal dengan konfigurasi 3 phase 22kW dan dapat diaktifkan dengan teknologi RFID.

Inisiatif ini digagas Pertamina dengan adanya pergeseran global dunia otomotif dari Internal Combustion Engine menjadi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dan Electric Vehicle (EV). BMW Group Indonesia sendiri adalah perusahaan pertama di Indonesia yang menjual kendaraan PHEV sejak tahun 2016 melalui peluncuran BMW i8 di GIIAS 2016.

“Untuk mendorong kesiapan kendaraan listrik, BMW Group Indonesia berikan dukungan kepada Pertamina melalui informasi mendalam seputar teknologi kendaraan listrik, pengalaman BMW Group dalam mengimplementasikan charging grid di negara lain, uji coba manfaat dan biaya operasional kendaraan listrik, hingga menyediakan BMW i Wallbox Plus di Pertamina Green Energy Station,” ujar Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia.

BMW i Wallbox Plus merupakan alat pengisian standar yang disediakan untuk pemilik BMW i dan iPerformance kedepannya. Seluruh pelanggan yang membeli BMW i8 Coupe dan BMW i8 Roadster akan mendapatkan BMW i Wallbox Plus dan juga proses installasi di rumah dengan supervisi dan biaya yang ditanggung BMW Group Indonesia.

Instalasi charging station ini sendiri dapat disesuaikan dengan kapasitas listrik rumah dan kebutuhan kendaraan melalui konfigurasi 1 phase 7,4kW hingga 3 phase 22kW.

BMW i Wallbox Plus generasi terbaru memiliki dimensi yang 40% lebih kompak dan waktu pengisian kembali 70% lebih cepat dibandingkan pendahulunya, dan memiliki fitur keamanan tambahan dengan penggunaan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) untuk aktivasi.

KOMENTAR