ROCKFORD FOSGATE
Reverb Acoustic

Toyota Starlet XL (EP80) : Nostalgic Project

Toyota Starlet XL (EP80) : Nostalgic Project

Jika biasanya mengacu untuk meng-engine swap ke 4E-FTE turbo, justru Toyota Starlet kali ini menganut aliran naturally aspirated (NA), beserta karburator 4 barrel. Dan yang penulis heran, Starlet ini merupakan racikan Yulfiardi dari GSS Engineering, yang familiar ke turbo. “Ah gak juga lha,” bukanya.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

Apalagi mesin NA terkenal dengan keindahan suaranya ketika revving. Nah rupanya, pria akrab disapa Yulfi ini pun telah melewati masa mesin NA berikut karburator. “Dulu tahun 1993-an masih pakai karburator, dan sering pakai karburator 4 barrel. Jadi bukan mainan baru. Saya pikir seru nih kalau main karburator 4 barrel lagi,” sambung Yulfi.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

Kemudian untuk Starlet EP80 ini, penggunaan sistem karburator pun merupakan hasil kesepakatan antara Yulfi dan pemilik mobil. “Kayaknya dulu dia juga pernah mengalami masa karburator. Dia yang justru bertanya gimana kalau pakai karburator 4 barrel, ya saya pun tambah semangat. Bisa dibilang, Starlet ini adalah proyek nostalgia,” kata pria yang tinggal di Cibubur, Jakarta Timur ini.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

Proyek dimulai, mesin bawaan mobil Toyota Starlet XL kelahiran 1990 ini langsung digantikan dengan mesin 4A-GE Silver Top yang berkapasitas 1.600 cc serta 20 klep. Tentunya harus dilakukan custom agar mesin terpasang, contohnya di bagian engine mounting. Tapi internal mesinnya, Yulfi masih membiarkan dalam keadaan standar, termasuk kompresi.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

“Karena dulunya sudah berencana untuk upgrade internal mesin, tapi ternyata performance parts-nya sangat sulit,” jelas Yulfi. Namun per klep diganti agar batas floating meningkat saat putaran mesin yang tinggi, tidak lupa kepala silinder dilakukan porting polish. Untuk exhaust system-nya, Yulfi memilih konfigurasi 4-1 dengan diameter 45 mm.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

Sementara karburator 4 barrel-nya sendiri adalah Weber yang berukuran 48 mm, yang diakui sebenarnya tidak untuk mesin 1.600 cc. “Karena itu tadi, Starlet ini dikonsepin sampai ganti internal mesinnya. Karburator 4 barrel itu sudah keburu beli, tapi performance parts lainnya sulit didapat. Jadi dipakai saja yang ada,” jelasnya.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

Tenaga yang dimiliki Toyota Starlet hitam ber-stripe merah ini adalah 195 HP on engine. “Bisa dihajar sampai 10.000 RPM, tapi peak power-nya di 9.000 RPM. Lewat itu sudah cenderung flat,” jelas Yulfi. Tenaga dikoneksikan ke transmisi bawaan mesin 4AGE20V, yang ratio-nya di-custom, dan dikirim ke roda cukup berdimensi 15×7 inci.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

Diperuntukan kepada balap, bagian interior Toyota Starlet ini dikosongkan untuk menghemat bobot mobil. Masih mengandalkan dashboard bawaan, namun sepasang jok depan diganti menggunakan model bucket.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

Di drag race 402 meter, Toyota Starlet racikan Yulfi ini sanggup mencetak waktu 14,0 detik. “Pindah gigi cukup di 9.000 RPM. Kalau sampai 10.000 RPM justru percuma. Tapi kalau keadaan tertentu, hajar sampai 10.000 RPM, misalnya di gigi 4,” ungkap Yulfi.

Toyota Starlet XL GSS Engineering

“Kedepannya tentu proyek Starlet ini akan dilanjutkan. Sebenarnya Starlet ini untuk 201 meter,  tapi masih menunggu regulasinya, antara tetap di 1.600 cc atau naik kapasitas mesinnya,” tutupnya.

Spec : 4A-GE Silver Top Engine, Porting Polish Cylinder Head w/ 3-angle Valve Job, TRD Valve Springs, TRD Head Gasket, Toda Cam Gears, Weber 48mm 4 Barrel Carburetor, Monel 4-1 Header, Facet Fuel Pump, Braided Hoses Fuel System, MSD Ignition System, Jacob Ultra Coil, 5-Speed Semi Closed Ratio Transmission w/ LSD, TRD Clutch & Clutch Cover, TRD Coilover Suspension, Regamaster 15×7” Wheels, Toyot Proxes R888 Tires, Tanabe Sustec Pro Strutbar, Ultra Racing Front & Rear Lower Bars, Aluminium Radiator, BRIDE Bucket Seats, Takata Racing Harnesses, Autometer Tachometer.

Tuned by : GSS Engineering, Cibubur, Jakarta Timur.

KOMENTAR

Musical Auto Sound
Car Audio Spesialis