Toyota Corona (ST191) : Sleeper Squad

Toyota Corona (ST191) : Sleeper Squad

Selain memodifikasi mesin, sudah lazimnya pecinta kecepatan juga membuat tampilan eksterior lebih garang untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa ‘mobil gue kenceng lochhh’. Namun faktanya pada Toyota Corona milik M Rama Dion ini tidak demikian.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

Pertama kali kami melihat, Corona ST191 ini tampil sederhana saja. Bahkan mobil kelahiran 1997 ini masih menggunakan cat bawaan pabrik. Siapa sangka jika membuka kap mesin justru mendapati mesin 3S-GTE yang merupakan mesin high performance dari Toyota, seperti di Toyota Celica, Toyota MR2, Toyota Caldina, dan lainnya.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

“Gue ambil sleeper look, karena ini referensi dari bengkel dan teman-teman,” kata pria yang akrab disapa Rama ini. Selain itu, pemuda 20 tahun ini juga memiliki alasan kuat lainnya. “Tidak mau terlalu mencolok di jalan dan dimanapun kalau Toyota Corona ini tidak standar lagi,” jujurnya. Jadi, tidak ada salahnya kami memberi judul ‘Sleeper Squad’.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

Toyota Corona secara pabrikan memang menggunakan basis mesin yang sama, yaitu 3S-FE. “Dulunya ini mobil bokap, dan disayang banget sama dia. Kemudian ada rezeki beli mobil lagi, jadi gue pake mobil ini untuk dijadikan mobil kenceng tapi bisa harian juga. Nilai historisnya banyak,” katanya.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

Dikerjakan di Clean and Boost, mesin 3S-GTE generasi 4 yang dipasang di Corona ini pun sudah mengalami sejumlah upgrade performa, seperti piston, setang piston dan lainnya agar bisa menerima boost lebih besar. Namun turbo masih dibiarkan standar, yang boost-nya dibuat 1,2 bar. Alhasil, tenaga pada Toyota Corona ini menjadi lebih dari 300 WHP.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

Kemudian tenaga tersebut dikirim ke transmisi bawaan Toyota Caldina. Meskipun demikian, Toyota Corona ini tetap berpenggerak roda depan. Untuk menunjang traksi, bagian rodanya cukup di-upgrade sehingga dimensi velg maupun ban menjadi lebih besar dan lebih lebar.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

Karena mengusung konsep sleeper dan ingin tetap dipakai harian, interior pada Toyota Corona ini tidak mengalami ritual weight reduction. Semua bagian tetap terpasang seperti dashboard, jok, doortrim, panel-panel dan lainnya.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

Belum mencapai tahap akhir, namun Rama masih ingin melanjutkan proyek di mobil Toyota Corona-nya. “Mau upgrade mesin seperti ganti turbo, lalu ganti rem dan ban, ngerapihin interior, cat ulang dan mau restorasi total,” tutup Rama.

Toyota Corona ST191 1997 3S-GTE Engine

Spec :
4th Gen 3S-GTE Engine with Stock Turbo, CP Pistons, BC Connecting Rods, ACL Bearings, BC Engine Valves, BC Valve Springs, Greedy Blow Off Valve, Custom Exhaust Manifold, Custom Turbo Pipe, Walbro Fuel Pump, AEM Fuel Pressure Regulator, Dastek Unichip Piggyback w/ Turbo Modul and i- Drive, Toyota Caldina Gearbox, Custom Driveshaft, D2 Coilover, K&N Open Air Filter, BBS Replica Rims, Accelera Tires.

Tuned by : Clean and Boost.

KOMENTAR