Toyota Corolla II (EL43) : Built It To Preserve It

Toyota Corolla II (EL43) : Built It To Preserve It

Pehobi otomotif tentunya mengenal Yudhistira Maranatha sebagai pecinta Starlet Enthusiast. Sebelumnya membuat Starlet kotak konversi ke Starlet Turbo. Setelah itu pindah ke Toyota Starlet GT Turbo yang sempat kami liput. Saat ini, doi ‘pindah ke lain hati’ yaitu Toyota Corolla II.

Toyota Corolla II EL43

Nyatanya, pria yang akrab disapa Yudhis ini menampik keras jika pindah ke lain hati. “Starlet GT Turbo masih ada kok. Pengen nyoba yang lain aja, karena gue kan suka hatchback,” katanya. Yup, Toyota Corolla II ber-platform EL43 ini merupakan mobil hatchback. You know lah, kalau menyebut Corolla pastinya berpikir mobil jenis sedan.

Toyota Corolla II EL43

“Kalau sedan, walaupun rare, gue gak mau hahaha. Di Indonesia, Corolla II dikit banget, mungkin less than 10 kali ya. Karena jarang, gue restorasi Corolla II ini biar bisa beraksi lagi di jalan raya, selain karena gue suka hatchback juga. Soalnya mobil langka menurut gue harus dilestarikan,” lanjut Yudhis.

Toyota Corolla II EL43

Saat transaksi pembelian Toyota Corolla II ini, kondisinya bisa dikatakan sangat jauh dari sempurna. “Tapi untungnya lengkap semua, tidak ada yang hilang,” ucap pria pemukim Kelapa Gading, Jakarta ini. Yudhis mengawali restorasi dengan mengecat ulang semua bodi mobilnya.

Toyota Corolla II EL43

“Kerok total semua, tapi warna tetap merah,” ucapnya lagi. Kemudian ada beberapa exterior parts yang diganti karena dianggapnya sudah tidak layak pakai. “Kayak lampu-lampu gue ganti, parts-nya gue masukin dari luar negeri. Sama juga grill-nya, gue ganti pakai Corolla II yang tipe paling atasnya,” aku Yudhis.

Toyota Corolla II EL43

Selesai urusan eksterior, restorasi berlanjut ke kabinnya. Meskipun interior parts Corolla II ini masih lengkap, tapi kondisinya diakui tidak segar. “Betul lengkap, tapi mungkin pemiliknya gak ngerawat. Jadi kayak jok gitu kusam banget,” jujurnya.

Toyota Corolla II EL43

Bukan mengganti interior parts, Yudhis cukup membersihkannya. “Gue copot dari jok, dashboard, semuanya deh. Abis itu gue bersihin, kayak jok gue cuci dan jemur berhari-hari. Makanya butuh waktu lama,” kata pria berkacamata ini. Masih mempertahankan parts aslinya, hanya saja Yudhis mengganti setir yang sama-sama dari Toyota juga untuk suasana berbeda.

Toyota Corolla II EL43

Kondisi mesin 5E-FE bawaan Toyota Corolla II pun disegarkan. Kendalanya adalah tidak tersedia spareparts, karena mobil Toyota di Indonesia tidak ada yang pakai mesin 5E-FE. “Gue overhaul, beberapa masukin spareparts-nya, kayak paking, ring piston. Sama-sama mesin E, tapi beda sama Starlet mesin 4E,” jelasnya. Transmisi automatic-nya juga diakui masih segar dan tidak bermasalah.

Toyota Corolla II EL43

Sementara itu, Yudhis tidak ambil pusing urusan kaki-kaki. “Spareparts kaki-kaki sama kayak Starlet, kayak shock, tierod, bushing gitu-gitu,” ucapnya. Untuk meningkatkan tampilan Corolla II-nya, Yudhis mengganti velg yang saat kami liput pakai Weds Sport TC-05. “Modelnya pas sama Corolla II. Tapi sekarang udah ganti hahaha,” jujurnya.

Toyota Corolla II EL43

Sudah segar kembali, proyek Yudhis terhadap Toyota Corolla II-nya belum tahap final. “Pengennya ganti rem belakang pake punya Starlet GT. Dan kalau misalnya ada bajet, pengen juga ganti mesin Starlet GT hehehe,” tutupnya.

Toyota Corolla II EL43

Restored by : Orido Autoparts.

KOMENTAR