Toyota Corolla DX (KE70) : Postponed Project

Toyota Corolla DX (KE70) : Postponed Project

Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, mungkin (mungkin lochh…) kata-kata ini sempat membayang-bayangi pikiran Angga Kurniawan. Pasalnya, Toyota Corolla DX yang kami liput ini sebenarnya sudah menjadi rencana doi sejak lama.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

“Saya sebenarnya sudah hobi ngebut, sering ikut balap non resmi tahun 2004 dulu, pakai Fiat 125. Sempat juga pakai mesin Kijang dan dipasang turbo. Lalu sudah mau dipasangi mesin 3S-GTE. Tapi karena ada suatu hal, akhirnya dibatalkan, dan mobil saya jual,” ungkap Angga.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Sejak tahun 2006, Angga pun sempat beralih ke aliran modifikasi lain. “Pernah ikut kontes modifikasi sampai ikut kontes audio. Tapi akhirnya kembali ke drag race, mulai lagi proyek yang tertunda ini, di Toyota Corolla DX. Vakumnya cukup lama,” jelasnya.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Corolla KE70 yang berkelir merah ini dijejali mesin 3S-GTE yang merupakan bawaan Toyota Caldina. Tetapi Angga maupun pihak bengkel Yg Bener Motorsport sepakat untuk membiarkan internal mesin standar. “Bang Marwan (owner bengkel) juga bilang maksimalin yang ada aja dulu, makanya mesin standar. Paling hanya camshaft yang diganti,” ungkapnya.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Turbo-nya sendiri juga merupakan bawaan 3S-GTE yang telah di-hybrid. “Tadinya sudah mau beli yang aftermarket dengan ukuran lebih besar dibandingkan standar. Tapi ada teman yang menyarankan coba di-hybrid, yaitu ganti inlet-nya. Alhasil seperti ini jadinya,” jujur Angga.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Meskipun mesin standar, bagian lain tetap disesuaikan untuk mengoptimalkan tenaga. Tetap mengandalkan ECU bawaan Toyota Caldina dan ditemani piggyback Dastek, tenaga yang dihasilkan lebih dari 400 HP.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Tenaga dikirim ke transmisi yang kali ini pilihannya adalah Toyota Cressida. “Banyak yang menyarankan transmisi ini. Kemudian gardan belakang pakai Mitsubishi L300. Untuk bannya pakai Achilles ATR K, pernah pakai slick justru malah molor waktunya,” ungkap Angga.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Layaknya mobil ditujukan untuk drag race, interior Toyota Corolla DX ini sudah ‘dikebiri’ yang gantinya rollbar, jok balap, dan lainnya. Bahkan eksterior juga dibuat kinclong. “Kalau jadwal balap ga bentrok, biasanya ikut kontes om hahaha,” jawab Angga.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Best time yang tercetak untuk Toyota Corolla DX ini adalah 13,1 detik untuk drag race lintasan 402 meter. “Pertama jadi dulu 13,7 dengan kondisi mesin stock. Makanya terus bertahan, cuma dimaksimalin bagian lainnya saja,” jelasnya.

Toyota Corolla DX KE70 3S-GTE Drag Race Sentul Indonesia

Saat sesi liputan, Angga mengaku mesinnya sudah ‘lelah’. “Maklum om mesin standar, sudah dipakai bertahun-tahun. Sebenarnya sudah pesan piston, setang piston dan lainnya yang lebih kuat, tapi performa seperti ini saja. Dan mungkin mau ganti turbo, kalau turbo yang sekarang ini sudah tidak kuat,” tutup Angga.

Spec : 3S-GTE Engine, Custom Camshaft, CT26 Turbo, TiAL Wastegate, Sard FPR, D1Spec OCT, K&N Air Filter, Dastek Unichip Piggyback, W58 Transmission, Mitsubishi L300 LSD Rear Diff, 15×3.5″ Front Rims, 15×8″ Rear Rims, Achilles ATR K Tires, Coilover Front Suspension, Bilstein Rear Shockbreaker, Custom Seamless Rollbar, Momo Steering Wheel, Bride Bucket Seat, Takata Seatbelt, Autometer Gauges, GReddy Boost Gauge, A’PEXi Turbo Timer.

Tuned by : Yg Bener Motorsport.

KOMENTAR