Toyota 86 (ZN6) : The Secret Recipe

Toyota 86 (ZN6) : The Secret Recipe

Pada akhir tahun 2016 lalu, kami sempat melakukan peliputan Toyota 86 milik Kevin Jayadi yang saat itu modifikasinya difokuskan pada penampilan. Kali ini, kami meliputnya lagi dengan ubahan yang cukup signifikan untuk meningkatkan performa mesinnya.

Toyota 86 ZN6 Turbo

Dari judul sangat jelas, jika Toyota 86 miliknya ini sudah dibekali ‘keong’. Namun tidak sekedar menyematkan turbo lalu selesai. Kenyataannya, pertama kami diperlihatkan mesinnya, turbo yang digunakan berukuran cukup besar.

Toyota 86 ZN6 Turbo

“Gue memang sudah berencana pasang turbo di mobil ini, dan sudah beberapa kali pasang turbo untuk mobil temen-temen yang ukurannya tidak besar. Kenapa turbo yang gue pakai ini besar, karena ingin torsi yang besar di putaran mesin atas,” kata pemilik Toyota 86 dari Kev Garage ini.

Toyota 86 ZN6 Turbo

Dijelaskan jika turbo-nya adalah Garrett GT35, namun sejatinya untuk mesin-mesin yang sudah dijejali performance parts pada bagian internalnya. Sedangkan Kevin mengaku internal mesin boxer 2.000 cc pada Toyota 86-nya masih standar pabrik.

Toyota 86 ZN6 Turbo

“Mesin memang kompresi tinggi, tapi justru enak karena putaran mesin bawahnya tidak jadi lemot. Lagipula gue gak mau boost tinggi-tinggi,” jujurnya. Dan pertanyaan kami apakah akan terjadi turbo lag, karena saat peliputan kami sempat didemonstrasikan akselerasinya, dan nyaris tidak terasa turbo lag. Apalagi posisi turbo tersebut membuat manifold menjadi panjang.

Toyota 86 ZN6 Turbo

“Oh itu masih rahasia hahaha,” katanya. iiihhhhh.. Selain itu, yang membuat nyeleneh adalah penempatan wastegate pada turbo housing. “Memang lebih ke arah estetika, dan tidak masalah wastegate-nya disitu. Turbo gue posisiin di depan mesin, hasilnya bullhead menjadi maju,” ungkapnya.

Toyota 86 ZN6 Turbo

Mengandalkan piggyback Dastek Unichip, Toyota 86-nya kini ber-output 318 HP dan torsi 379 Nm saat boost 0,5 bar. Output tersebut dikirim ke transmisi bawaan yang ditambah pendingin, kemudian ke roda belakang yang masih mengandalkan kombinasi Super Advan Racing Ver.2 dan Advan Neova. “Kalau lebih besar lagi, bisa kalah kopling-nya. Boost sudah mulai di 4.000 RPM,” bilang Kevin.

Toyota 86 ZN6 Turbo

Sementara eksterior Toyota 86-nya tidak ada ubahan yang besar. Kevin cukup mengganti kap mesin dan bagasi bawaan mobil dengan berbahan karbon. Selain meningkatkan penampilan, karbon juga mengurangi bobot mobil.

Toyota 86 ZN6 Turbo

Sama halnya pada bagian interior-nya juga tidak mengalami ubahan signifikan. Hanya saja doski menambahkan indikator-indikator. “Utamanya pada oil pressure, karena sistem oli pada mesin boxer berbeda dengan mesin lainnya. Makanya tekanan oli harus diperhatikan,” ucap Kevin.

Toyota 86 ZN6 Turbo

Toyota 86 ZN6 Turbo

“Kedepannya udah rencana fokusnya di kaki-kaki, mau ganti ke velg yang lebih besar. Sama mau ganti suspensi pake jenis air cup, jadi bisa naik turun kayak air suspension, tapi kalau ini kayak tabung, bukan balon,” tutupnya.

Toyota 86 ZN6 Turbo

Spec :
Porting-Polished Cylinder Head, Garrett GT35 Turbo, Turbosmart Boost Controller, Custom Exhaust System, Custom Aluminium Piping, TiAL Sport Wastegate, HKS SQV IV BOV, DeatchWerks 65C Fuel Pump, FIC Fuel Injector, NGK Iriway 8 Spark Plugs, A’PEXi Open Air Filter, Dastek Unichip Piggyback, Cusco Strutbar, Custom Aluminium Bullhead, Custom Radiator, Tomei Oil Cooler, Custom Screamer Pipe, Samco Sport Hose Kits, Pivot Spark Earth Ground Cables, Amaron Battery, Custom Automatic Transmission Cooler, Super Advan Ver.2 17×7.5” ET46 Wheels, Advan Neova AD08R 215/45 Tires, ISC Coilover Suspension, Carbon Engine Hood, Carbon Trunk, Sparco Engine Hood Pin, GReddy Informeter Touch Engine Monitor, Autometer Phantom Gauges.

KOMENTAR