Suzuki Swift Gti Mk3 (SF413) : Little Rocket Pocket

Suzuki Swift Gti Mk3 (SF413) : Little Rocket Pocket

Well, siapa yang menyangka jika Suzuki Swift GTi ini memiliki performa yang luar biasa. Tampang yang biasa saja sudah pasti akan membuat orang merasa terlena jika mobil ini dibejekk abiss untuk mengeluarkan seluruh tenaganya.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Sebelum lebih lanjut, jangan salah tebak, mobil ini bukan Suzuki Forsa model Amenity ataupun Eleny, melainkan Suzuki Swift GTi. Bedanya? Terlihat pada eksterior seperti bemper, kemudian interior, mesin 1.300 cc DOHC injeksi, rem cakram depan-belakang, de-el-el yang dilahirkan versi high performance dan di Indonesia pun jumlahnya sangat sedikit.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Yuk balik lagi deh, judul ‘Little Rocket Pocket’ disini sebenarnya atas saran dari Dede selaku project officer Swift GTi Mk3 ini, dan rasanya sangat pantas ketika pertama kali mendengar suara mesinnya. “Saya senang ngebut, terutama di trek lurus seperti di tol,” jujur Yogi Indro, pemilik mobil untuk pasar Australia ini.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Mesin G13B bawaan Suzuki Swift GTi dipertahankan, yang menganut naturally aspirated (NA). “Kalau turbo, RPM ada limit-nya. Kalau NA, seperti tipikal mesin ini yang bisa teriak,” lanjut Yogi. Jeroan mesin sudah di-upgrade demi mendapatkan tenaga yang besar, sebut saja piston, hingga camshaft yang berdurasi tinggi. “Kompresi jadi tinggi. Makanya kalau dibawa jalan harian cukup susah,” katanya.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Selain itu, bagian lainnya pada mesin telah banyak yang diganti. Intake manifold berikut throttle body menggunakan ukuran yang lebih besar, hingga exhaust system yang di-custom. Selanjutnya untuk otak utama Suzuki Swift GTi ini menggunakan standalone. “Tenaga G13B standarnya sekitar 74 WHP, sekarang jadi 136 WHP,” jujur Yogi.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Wew gede amad… Tenaga tetap dikirimkan ke transmisi bawaan Swift GTi Mk3. “Kopling sudah di-custom agar tidak selip karena tenaga sudah besar,” ungkap pria domisili Bogor ini. Sementara bagian roda, Yogi cukup mengganti velg bawaan dengan Daura yang berukuran cukup 14 inci.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413Aura kabin Suzuki Swift GTi sangat jelas di kabin, yang mana dashboard-nya berdesain bulet. Disini, Yogi justru membuat kabin yang berkesan racing, dengan mempensiunkan seluruh jok, gantinya 1 jok bucket, serta adanya roll bar. “Supaya feel-nya lebih dapet dan weight reduction. Sebenarnya supaya gak ada yang numpang, karena saya lebih suka sendiri kalau ngebut,” kata pria ramah ini.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Kondisi seperti ini membuat Yogi semakin mudah menyalurkan hobinya. Diakui jika untuk mencapai kecepatan tinggi hanya membutuhkan waktu yang sebentar. “Ke 190 km/jam sangat mudah. Sebenarnya kopling masih selip, makanya mau diganti dengan grade yang lebih tinggi. Dan juga perangkat pendukung lainnya masih banyak yang belum terpasang,” tutup Yogi.

Suzuki Swift GTi Mk3 SF413

Yogi’s Suzuki Swift GTi :
G13B engine, 75 mm 12.5:1 Pistons, Stock H-Beam Conrods, Tighe 952 Camshaft, ORD Exhaust System, 55 mm Throttle Body, K&N Air Filter, Custom Cold Air Induction by Rev Engineering, SS Intake Manifold, SS Fuel Rail, Bosch EV6 360 cc Injectors, SARD Fuel Pressure Regulator, Walbro 255 L/H Fuel Pump, MSD Blaster SS Coil, NGK Spark Plug Cables, Denso IW27 Spark Plugs, Haltech PS500 Standalone ECU w/ Wideband AFR & Oil Pressure Fail-safe Gauge, Daura 14×6 Wheels, H&R Springs, Koni Suspensions, OMP Front Strut Bar, Ultra Racing Under Brace, Suzuki Sport Steering Wheel, Suzuki Sport Shift Knob, Suzuki Sport Pedal Set, BRIDE Bucket Seat, AEM Gauges.

Workshop : Towo Motor.

KOMENTAR