Nissan Cefiro (A31) : The Story Of (Ce)Firo

Nissan Cefiro (A31) : The Story Of (Ce)Firo

Jakarta, BosMobil.com – Judul diatas bukannya kami ingin menjiplak judul lagu dari ‘satu arah’, tetapi Nissan Cefiro A31 punya teman kami bernama Wahyu Kumoro ini memiliki sejarah yang panjang. “Cefiro ini sudah dari tahun 1999, dulunya dipakai sehari-hari untuk kuliah dan lainnya,” bukanya.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-02

Kilas balik ke tahun 2007 dimana penulis masih dimasa ‘kelam’, Cefiro-nya sudah dimodifikasi cukup ekstrim. “Pertama ganti ke mesin diesel tahun 2000, karena mesin aslinya pernah bermasalah. Tahun 2003 mau di-turbo-in, tapi bengkel menawarkan mesin RB20DET. Jadinya pasang aja,” lanjutnya.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-03

Saya ingat dulu masih berwarna hitam, sempat dipersilahkan sebagai penumpang untuk merasakan akselerasi di seputaran Jakarta Selatan, dan ikut balap drag race bersama-sama, hingga akhirnya Mimo fokus touring maupun drifting. “Ikut drifting dari tahun 2005 tapi jarang event-nya, mulai aktifnya 2008. Kalau touring sudah lama mau ikut, tapi dulu kelasnya gak ada. Nah tahun 2011 sudah ada, Cefiro ini bisa ikutan,” ceritanya lagi.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-04

Sampai akhir tahun 2015 lalu, pria yang akrab disapa Mimo ini tetap menggunakan Nissan Cefiro-nya untuk berkompetisi di arena balap touring maupun drifting. Sampai-sampai Mimo yang telah berkelurga, memberikan nama anak pertamanya dengan panggilan Firo. “Hehehe nama aslinya Firenze Akello, dipanggilnya jadi Firo,” tuturnya.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-05

Berbicara performa, kini mesinnya sudah dimodifikasi ulang. Sebut saja mesin RB25DET yang menggantikan mesin sebelumnya. Tetap berkapasitas 2.500 cc, namun internal mesin sudah diinstal dengan high-performance. Turbo-pun ikut digantikan dengan BorgWarner yang ukurannya masih berkategori sopan.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-06

“Kalau lagi touring, boost-nya cuma 12 p.s.i karena kalau tinggi-tinggi takut panas, touring kan 12 lap. Nah kalau drifting, naik ke 18 p.s.i ditambah nitrous untuk mengangkat putaran mesin 2.500-4.500 RPM,” jelas Mimo.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-07

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-08

Tenaga maksimum Cefiro-nya adalah 428 HP on wheel, yang dikirim ke roda belakang melalui transmisi bawaan RB25DET, dimana kaki-kakinya pun sudah berspesifikasi balap. “Setingannya berbeda antara touring dan drifting. Kalau lagi drifting, suspensi dibuat sedikit lebih keras, dan toe-nya sedikit dibuka,” katanya.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-09

Kemudian bagian interior sudah diubah mengacu kepada regulasi balap, dimana terdapat jok bucket, roll bar dan lainnya. Sementara di eksterior juga dibekali perangkat aerodinamis, contohnya body kit D-MAX dan wing J’s Racing. “Ngaruh banget kalau touring, traksi lebih dapet, apalagi pas high speed cornering. Tapi kalau drifting dicopot aja hehehe,” tambah Mimo.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-10

Di touring, Nissan Cefiro berwarna biru ini terdaftar di kelas B3 Super Car Championship. Waktu terbaik untuk 1 putaran Sirkuit Sentul adalah 1:48,1 dan menjadi juara umum pada tahun 2015 lalu. “Piala sudah banyak untuk touring. Kalau drifting juga ada, sempat juga juara best team. Drag race sempet ikut, waktunya 12,9 detik,” jelas Mimo yang di balap drifting terdaftar di kelas Pro.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-11

Untuk tahun 2016 ini, Mimo sudah memiliki sejumlah rencana. “Cefiro mungkin akan pensiun dari touring, karena sekarang lagi mempersiapkan mobil lain. Tapi kalau drifting tetap pakai Cefiro ini,” tutupnya.

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-12

Nissan-Cefiro-A31-Mimo-jan2016-13

Mimo’s Nissan Cefiro :
RB25DET Engine, CP Pistons, BC Connecting Rods, ACL Bearings, Tomei Camshaft, BorgWarner EFR Twin Scroll Turbo, TiAL Wastegate, Custom Manifold by Inspiration Motorsport, Autobahn Intercooler, Tomei Injectors, Walbro Fuelpump, JAZ Fuel Tank, NX Fast And Furious Nitrous System, Microtech LT12s ECU, GReddy Profec B Boost Controller, NOS WOT/RPM Activated Window Switch, OS Giken Twin Plate Clutch Kit, OEM Nissan Skyline GT-R 2-way LSD, Rota Wheels 18×10 Rims, Achilles 123S 265/35 Tires, Tein Super Drift Coilover Suspension, Driftworks Knuckles & Arms, D-MAX Body Kit, J’s Racing Carbon GT Wing, Custom Diffuser, Tofu Headlights, S3 Stoplights, 6-point Custom Roll Bar, BRIDE Zeta III Bucket Seats, Securon Seat Belts, Sparco Steering Wheel, GReddy Grex Gear Knob, Stewart Warner Tachometer, Autometer Gauges.

Powered by : Gardenspeed, Banana Auto, Wiens Stiker, HTJRT.

Thanks to : Ardian Pradana.

KOMENTAR