Nissan Cefiro (A31) : Childhood Ambition

Nissan Cefiro (A31) : Childhood Ambition

Pertama kali kami melihat Nissan Cefiro di workshop ATS Motorsport Surabaya ini, kami pun dengan mudah menebak bahwa mobil ini sudah di-setup untuk drifting. Benar saja ketika mesin dinyalakan, langsung terdengar raungan merdu mesin khas 6 silinder turbo.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

Namun dibalik semua itu, terdapat cerita unik dari pemilik Nissan Cefiro A31 ini. “Dari kecil memang pengen balap drift, dan suka nonton Initial D dan Tokyo Drift, sempat juga main RC drift. Nah sejak itu, teman saya juga ada yang bangun Cefiro untuk dijadikan mobil drift,” ungkap Ferric Iskander.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

Karena sudah diijinkan oleh sang ayah yang kebetulan juga mantan pereli, akhirnya Ferric mencari-cari mobil yang cocok untuk drifting. “Galau antara Toyota Corolla DX atau Nissan Cefiro. Tapi sempat cari-cari info, kaki-kaki Cefiro sama seperti Silvia. Jadi akhirnya pilih ke Cefiro agar lebih mudah dalam parts,” jelasnya pria 23 tahun ini.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

Dari penampilan, Nissan Cefiro ini sudah mengalami sejumlah ubahan pada bagian eksterior, seperti penggunaan body kit model D-Max yang memiliki ciri khas mobil drift. Selain itu, interior juga sudah terdapat rollcage, jok semi bucket, seat belt model balap, dan lainnya. “AC dan head unit masih ada mas karena sebenarnya berkonsep street drift, jadi masih bisa dibawa keliling kota haha,” jujurnya.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

Seperti yang kami mention diatas, yaitu merdunya suara mesin khas 6 silinder turbo. Two jay-zi engine no sshh*** alias Nissan Cefiro ini menggunakan mesin 2JZ-GTE, yang merupakan mesin bawaan Toyota Supra maupun Toyota Aristo. Padahal jika dari keluarga yang sama, terdapat mesin Nissan RB Engine.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

“Saran dari teman-teman, mesin 2JZ durability-nya lebih bagus mas, dan sudah sering dipakai di balap offroad, disiksa abis-abisan juga kuat saja,” jelas pria yang bekerja sebagai wiraswasta ini. Twin-turbo bawaan tetap digunakan, namun untuk ‘otak’ dipercayakan kepada standalone dari Haltech.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

Dari mesin dihubungkan ke transmisi bawaan Toyota Supra generasi ke-3, yang kemudian juga terdapat limited slip differential dari Cusco untuk kebutuhan drifting. “Overbudget karena ga kepikiran gearbox-nya haha, tapi ya sudah lah,” jelas Ferric. Kaki-kaki pun telah di-upgrade agar menunjang drifting, termasuk suspensi coilover, rem, dan velg berdimensi 17x(8+9) inci.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

Kami pun sempat duduk di dalam Nissan Cefiro ini saat perjalanan ke lokasi foto. Meskipun masih dalam kondisi standar, mesin 2JZ-GTE yang bertenaga sekitar 300 HP rasanya sudah sangat mencukupi untuk beraksi drifting.

Nissan Cefiro 2JZ Indonesia

“Pengen sih mas upgrade jeroan mesin, sama ganti jadi single turbo. Dan pengen juga ikut kejuaraan drifting kelas pemula saja. Kalau sampai kejuaraan nasional belum tega mas, bangun mobilnya penuh perjuangan hahaha,” tutup pria berdomisili Surabaya ini.

Workshop : ATS Motorsports Surabaya.

KOMENTAR