Mobil LCGC Lewati Tanjakan, Pertahankan RPM Saat Torsi Maksimal

Mobil LCGC Lewati Tanjakan, Pertahankan RPM Saat Torsi Maksimal

Tidak ada yang melarang melakukan perjalanan mudik menggunakan mobil LCGC (Low Cost Green Car). Karena tidak menutup kemungkinan melewati tanjakan, Rifat Sungkat selaku pereli dan direktur Rifat Drive Labs berbagi pengetahuan bagi pengguna mobil LCGC.

“Untuk mobil LCGC yang memiliki cc cenderung kecil, problemnya ada di tenaga yang tergolong cukup minim. Apalagi Anda membawa barang bawaan yang cukup banyak atau bahkan melebihi kapasitas kendaraan,” ungkap Rifat.

Di sini hal yang harus diperhatikan bagi Anda saat melewati jalan tanjakan adalah untuk mempertahankan RPM. Dan pada mobil berjenis LCGC, kita harus tahu betul titik tenaga terkuat pada mobil tersebut ada di RPM berapa.

“Caranya cukup mudah. Saat kendaraan dalam keadaan diam, injak pedal gas secara perlahan. Semakin lama, RPM akan semakin naik. Ada satu titik di mana suara mesin mobil akan berubah menjadi lebih berat. Perhatikan titik RPM Anda pada saat suara mesinnya berubah,” katanya.

“Di titik itulah, mobil Anda mengeluarkan torsi paling tinggi. Torsi paling tinggi adalah RPM terbaik untuk memulai kerja berat mobil, dalam hal ini yang sedang kita bicarakan adalah saat akan melaju di tanjakan yang cukup curam,” katanya lagi.

Untuk pasar mobil LCGC, pemanfaatan torsi di RPM yang agak tinggi ketika mobil akan start dari tanjakan, sangat perlu diperhatikan ketimbang mobil-mobil dengan cc besar yang sudah bisa memanfaatkan torsi di RPM rendah. Apalagi seperti mobil diesel yang RPM-nya rendah sekali.

“Terakhir, cobalah ditanamkan pikiran untuk tidak panik saat melewati tanjakan. Yakinlah bahwa bisa melaluinya. Di samping itu, harus tetap meluangkan waktu untuk mempelajari bagaimana teknik-teknik mengemudi yang penting bagi,” pungkas Rifat.

KOMENTAR