Mobil LCGC Aman Untuk Mudik? Ini Penjelasan Rifat Sungkar

Mobil LCGC Aman Untuk Mudik? Ini Penjelasan Rifat Sungkar

Seiring berjalannya waktu, peminat mobil Low Cost Green Car (LCGC) semakin meningkat, yang mana mobil ini ditujukan untuk pemakaian perkotaan. Jika anda menggunakan mobil LCGC untuk mudik, Rifat Sungkar memberikan penjelasan mengenai faktor resiko yang akan dihadapi.

“Pada dasarnya, mobil LCGC ini minim fitur keselamatan. Travel suspensi juga pendek sehinggga membuat penumpang di dalamnya merasa tidak nyaman. Ukuran bannya pun kecil, padahal seperti diketahui, kerusakan jalan banyak bahkan lubang-lubang di jalan-jalan luar kota ukurannya bisa lebih besar daripada ban mobil LCGC. Jadi bisa dibilang faktor resiko menggunakan mobil LCGC untuk pulang kampung sangat tinggi,” ungkap Rifat.

Sebenarnya bukan LCGC saja, karena bahaya di perjalanan bisa terjadi kepada siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Rifat memohon apapun jenis kendaraan yang digunakan, lakukanlah manajemen waktu dengan baik. “Saya imbau agar tidak terburu-buru, tidak tergesa-gesa saat melakukan mudik. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan, yaitu preparation, reaction, dan anticipation,” ungkap Rifat.

Hal sederhana yang dapat dilakukan, seperti istirahat 15 menit setelah berkendara selama 3 jam untuk sekadar mengisi ulang tenaga dan menarik napas. “Kita bukan robot dan itu adalah body hour kita. Jangan pernah memaksa dan ngotot. Istirahat itu alamiah. Lebih baik sabar sedikit daripada membahayakan diri sendiri atau orang-orang di sekitar,” katanya.

Rifat juga mengomentari mengenai jalan tol baru yang pada bulan Ramadhan tahun ini mulai dibuka untuk umum. Ia mengatakan bahwa faktor resiko yang membahayakan dari sebuah jalan tol adalah cross wind atau angin yang bertiup dari samping.

“Selalu waspada, karena biasanya jalan tol baru itu punya titik-titik rawan yang kita tidak tahu di mana. Dan biasanya, bahaya yang paling mengancam adalah gejala cross wind atau angin samping dan kita tidak akan pernah tahu seberapa kencang angin bertiup ke arah Anda. Jadi mohon untuk jaga kecepatan kendaraan Anda dan patuhilah rambu-rambu di tol,” jelasnya.

Terlepas dari itu semua, Rifat mengingatkan untuk selalu mempersiapkan moral kita sebagai pengemudi, karena sebagai pengemudi kita juga bertanggung jawab atas segala sesuatu yang menyangkut keselamatan.

KOMENTAR