Mitsubishi Lancer Evolution IX (CT9A) : At First Glance

Mitsubishi Lancer Evolution IX (CT9A) : At First Glance

Kami pernah melakukan peliputan Subaru WRX STI milik Oka Doni, yang saat itu modifikasi difokuskan performa. Kami pun mengikuti update modifikasi mesinnya, bahkan pernah merencanakan untuk peliputan lagi dengan kondisi terbaru awal tahun ini. Namun tiba-tiba Oka mengganti Subaru WRX STI-nya dengan Mitsubishi Lancer Evolution IX.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Ada apa nichhh..? “Dari dulu pas lihat pertama kali Lancer Evo 9, gue pengen banget mobil ini. Tapi orang tua gak kasih ijin karena tidak ada barunya lagi. Waktu itu, kalau mobil baru adanya Subaru WRX STI. Nah sekarang udah dapet restu nih, dan kebetulan ditawarin Lancer Evo 9 dari Mr. C,” cerita pria domisili Jakarta ini.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Selain itu, Oka juga memiliki alasan khusus merelakan Subaru WRX STI-nya, salah satunya adalah kurang ‘bersahabat’ jika digunakan harian. “Mungkin karena setelannya juga. Tapi kalau bicara konsumsi bensin, jauh lebih irit Lancer Evo 9. Gue udah keliling Jakarta, sampai di rumah bensin masih ada sisa,” tuturnya.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Berbicara eksterior, mobil ber-platform Mitsubishi CT9A ini diberikan ‘sentuhan manis’ dengan pergantian panel bodi berbahan serat karbon seperti kap mesin dan bagasi. Selain tampilan lebih asoy, serat karbon juga memberikan efek positif lainnya, yaitu bobot yang lebih ringan.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Masih pada bagian luar, roda yang digunakan Oka pada Mitsubishi Lancer Evolution IX-nya merupakan kombinasi Volk Rays TE37 Saga dan ban Advan Neova AD08R. Selain itu, performa pengereman juga di-upgrade dengan rem AP Racing berkaliper 6-pot di bagian depan dan 4-pot di belakang.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Membahas seputar interior, seperti yang dilakukan oleh penggila kecepatan lainnya, yaitu tidak muluk-muluk. Mitsubishi Lancer Evolution IX berkelir putih ini hanya ditambahkan beberapa indikator untuk monitoring kondisi mesin, serta setir lansiran Sparco.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Untuk performanya, tetap mengandalkan mesin kebanggaan Mitsubishi 4G63 turbo. Namun mesin yang disematkan di mobil milik pria yang sedang menyelesaikan tugas akhir kuliah ini sudah berkapasitas 2.200 cc melalui stroker kit, didukung piston Wiseco dan camshaft berdurasi lebih tinggi dari Cosworth.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Turbo merupakan salah satu faktor untuk hasil akhir tenaga. Pada Lancer Evo 9 ini, turbo yang digunakan sudah lebih besar ketimbang standarnya, yaitu Garrett GTX30 yang ‘duduk manis’ di manifold merek AMS.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Ubahan-ubahan pada bagian lainnya pun menyesuaikan, seperti intercooler, sistem bahan bakar, hingga ECU yang mengandalkan Haltech. “Tenaga maksimumnya 425 WHP tapi pakai Avgas. Kalau harian pakai oktan 98, boost pressure turun jadi 1,3 bar dan tenaga juga turun,” jelas Oka.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

Tenaga yang terdapat pada Mitsubishi Lancer Evolution IX ini dirasa Oka sudah sangat mencukupi untuk harian. Namun dirinya mengaku belum mengetahui performanya di balap resmi seperti drag race karena belum mencobanya.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

“Tidak diijinkan dari orang tua, takut kena tulah hehehe. Soalnya dulu pernah pas pakai Subaru WRX STI itu,” katanya. Disamping itu, Oka juga sedang fokus untuk menyelesaikan kuliahnya. “Betul. Tapi kalau udah dapat ijin, pengen juga sih. Sementara ini dipakai jalan-jalan aja dulu,” tutupnya.

Mitsubishi Lancer Evolution IX CT9A 2018 Indonesia

KOMENTAR