Mitsubishi Lancer (CK4) : Absolutely Still For Street Use

Mitsubishi Lancer (CK4) : Absolutely Still For Street Use

Jakarta, BosMobil.com – Mitsubishi Lancer yang sudah dikonversi ke varian Lancer Evolution IV ini menjadi tercepat di gelaran Sentul D2 Drag Race seri pertama pada 18-19 April 2015 lalu. Bertarung di kelas Free For All (FFA), namun kenyataannya Lancer ini memiliki tujuan lain saat dibangun pertama kali.

“Awalnya mobil ini dibuat agar tetap bisa dikendarai di jalan raya untuk berkumpul dengan teman-teman seperti acara komunitas. Kebetulan ada drag race, pakai yang sudah ada dulu saja, ya Lancer ini,” buka Luckas DT dari Engine+.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Betul saja, ketika tim peliput mencari lokasi sesi foto yang cihuy, Lancer berkelir merah ini tetap sanggup berjalan normal. Pastinya beragam modifikasi telah dilakukan, dan mesin kebanggaan Mitsubishi sepanjang masa 4G63 tetap menjadi andalan tuner yang bermarkas di seputaran Sunter, Jakarta ini.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

“Pilihan kami ke kapasitas 2.300 cc, karena untuk jalan raya tidak membutuhkan putaran mesin yang tinggi,” ungkapnya. Tentunya internal mesin telah diperkuat dengan penggunaan piston CP, diikuti setang piston berikut kruk as Crower, hingga camshaft TOMEI yang berdurasi lebih tinggi.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Sementara turbo-nya sendiri dipilih dengan ukuran yang masih ‘sopan’ untuk mobil harian dari Garrett, yang bekerja melalui exhaust manifold Fullrace. “Turbo tidak besar, karena tujuan awalnya yang bisa dipakai ke jalan raya,” sambung Luckas.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Bagian lain menyesuaikan untuk mengoptimalkan output tenaga mesin. Seperti injektor dari Fuel Injector Clinic (FIC), fuel rail berikut intake manifold AMS, pipa-pipa yang di-custom, dan masih banyak lagi, yang pada akhirnya otak utama mesin adalah Haltech.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Kemudian transmisinya mengandalkan Pfitzner Performance Gearbox (PPG). “Kalau sudah bertenaga cukup besar, transmisi standar Lancer Evolution susah dioperasikan. Maka kami ganti, tapi tetap 5-speed dengan rasio yang cukup panjang,” jelasnya lagi.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Dari transmisi dialirkan ke roda kombinasi SSR Type C dan ban Advan Neova untuk dipakai di jalan raya. Tetap mengacu ke tujuan awal, makanya seluruh bagian interior lengkap sedia kala, dari dashboard, doortrim, jok depan-belakang, dan lainnya.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Tenaga mesin Mitsubishi Lancer ini saat dilakukan dyno test menghasilkan angka sebesar 746,5 HP on wheel, berikut torsi 552,7 ft lb (kisaran 749 Nm). “Itu pakai racing fuel. Kalau mau pakai jalan-jalan, bahan bakarnya minimal Avgas. Tidak bisa pakai oktan lebih rendah lagi,” kata Luckas.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Saat drag race menggunakan ban khusus Mickey Thompson, Lancer yang disertai stiker bergambar Mickey Mouse ini sanggup mencetak waktu 9,842 detik saat heat pertama, yang kemudian dipertajam menjadi 9,745 detik di heat ke-2. Akhirnya, juara FFA diraihnya, serta gelar Fastest of the Day.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

“Lancer ini baru pertama kali turun balap, karena awalnya tidak ditujukan untuk ikut drag race,” ucap Luckas. Namun kedepannya, Luckas ingin mencoba membuatnya lebih sempurna lagi. “Melihat datalog-nya setelah race, seharusnya bisa lebih maksimal lagi. Kami hanya ingin menyempurnakannya saja. Kalau mesin maupun tenaga sudah cukup,” tutup Luckas.

Mitsubishi Lancer Engine Plus

Engine : Mitsubishi 4G63 Engine (2.300 cc), TOMEI Camshafts, TOMEI Cam Gears, Power Enterprise Timing Belt, Power Enterprise Head Gasket, CP Pistons, Crower Connecting Rods, ACL Bearings, Crower Crankshafts, Crower Valves, Ferrea Retainers, Ferrea Valve Springs, Full Race Exhaust Manifold, Garrett 1.15 A/R Turbo, TiAL BOV, TiAL External Wastegate, GReddy Intercooler, Custom Turbo Piping, Custom Exhaust Piping, Fuel Injector Clinic Injectors, AMS Fuel Rail, TOMEI Fuel Press Regulator, SX Fuel Pumps, Custom Surge Tank, JAZ Fuel Cell, Earl’s Fuel Line, Hypertune Throttle Body, AMS Intake Manifold, Haltech PS1000 EMS, Haltech Boost Control, ATI Damper, TOMEI Oil Cap, Custom Oil Catch Tank, Custom Radiator, Ralliart Radiator Cap, Billion Radiator Fan, Samco Silicone Hoses, ODYSSEY Battery, Aerocatch Hood Pins.
Drive Train : Pfitzner Performance Gearbox 5-speed Transmission, Carbonetic Triple Plate Carbon Clutch, OEM Mitsubishi Lancer Evolution 9 RS Rear Diff.
Wheel, Suspension, etc : SSR Type C 17×8” Rims w/ Advan  Neova AD07 225/45 Tires (street use), Volk Rays TE37 15×7” Rims w/ Mickey Thompson ET Drag 26×8,5” Tires (race use), TEIN Coilover Suspension, Cusco Strutbar, Enkei Lug Nuts, Endless Brake Pads, Endless Brake Lines.
Exterior, Interior : Custom Fiberglass Rear Doors, Custom Fiberglass Trunk, Simpson Parachute, Bride Low Max Reclining Front Seats, TeamTech Harness, OMP Steering Wheel, Carbing Shiftknob, AMS Parachute Knob.

Tuned by : Engine+, Jakarta.

Teks/foto : daniel

KOMENTAR