ROCKFORD FOSGATE
Reverb Acoustic
AutoPro

Mazda 2 (DJ) : Everlasting Stance

Mazda 2 (DJ) : Everlasting Stance

Mazda 2 milik Alvin Sutiono ini dari judul artikel maupun foto utama sudah bisa ditebak jika aliran yang diadopsinya adalah stance. Di Indonesia sendiri, aliran ini belum dikatakan lama keberadaannya di ranah pehobi modifikasi, namun hingga saat ini terus meracuni dan berkembang.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

“Sebelumnya mobil saya ini aliran modifikasinya JDM pakai velg Volk Rays TE37. Tapi gak lama akhirnya pindah ke stance, karena sudah pakai air suspension juga,” buka Alvin saat pertama ditanya mengenai modifikasi Mazda 2-nya. “Menurut saya, stance lebih abadi, gak cepet bosen,” lanjut Alvin.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Velg di Mazda 2-nya yang sebelumnya lebih ke aliran JDM pun digantikan dengan Work Meister yang berdiameter 18 inci, dengan lebar 8 inci di depan dan 9 inci di belakang, diikuti offset yang cukup agresif. “Fender depan dan belakang di-roll, dan plastic spakbornya diganti,” katanya.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Uniknya, PCD dari velg tersebut masih sama seperti bawaan Mazda 2 DJ. “Betul, velg beli kondisi bekas dari Jepang. Karena di Indonesia susah banget untuk PCD begini, biasanya banyak yang lubang bautnya 5. Dan saya gak mau ganti-ganti PCD,” jujur Alvin.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Suspensi udara merupakan jawaban tepat untuk aliran stance. Saat kondisi aired out, bibir velg pada keempat roda Mazda 2 ini hampir bercumbu mesra dengan fender. Tidak lupa juga Alvin mengganti rem bawaan Mazda 2 dengan BBK (Big Brake Kit), yang juga meningkatkan penampilan selain faktor safety.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Mendukung tampilan stance, Alvin juga melakukan perombakan pada bodi Mazda 2-nya. Beberapa bagian seperti lips depan, side skirts dan lainnya terbuat dari bahan karbon, yang dirasa cukup menyatu dengan modifikasi yang diterapkannya.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

“Lips bemper depan terinspirasi dari yang Mazda 2 tipe limited, jadi di-custom tapi dibuat lebih panjang sedikit. Kalau side skirt sudah dari sebelumnya pas aliran JDM, jadi hanya saya buat karbon. Sedangkan diffuser belakang terinspirasi mobil VW Golf atau Scirocco  stance di luar negeri,” aku Alvin.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Di bagian interior, Alvin tidak mau repot-repot. Hanya saja jok Mazda 2-nya dilapis semi kulit, serta penambahan sonsistim. “Audio sebenarnya keracunan dari teman di M2 Skyactiv Indonesia. Dan juga tadinya di bagasi hanya ada kompresor dan tabung suspensi udara. Jadi sekalian saja dibuat kosmetik audio,” jelas Alvin.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Berbicara modifikasi yang akan datang, Alvin sudah menyatakan tetap di aliran stance untuk Mazda 2-nya. “Sudah kepikiran ganti velg yang lebih agresif, pengennya lebar 8,5 inci di depan dan 10 inci di belakang. Modelnya tetap dari Work Wheels, entah ke Seeker, Durandal, atau tetap di Meister,” tutupnya.

Mazda 2 DJ Alvin Sutiono

Alvin’s Mazda 2 :
Work Meister 18x(8+9)” Wheels (ET37 front, ET26 rear), Toyo Proxes T1R 215/40 Tires, Custom 2-point Air Suspension, Drift Racing Big Brake Kit, R40 Rainbow Lug Nut, Custom Carbon Front Lips, Custom Side Skirts, Custom Carbon Diffuser, Custom Carbon Ducktail, Custom Eyelid, Murano Nappa Synthetic Leather Seats, Mazdaspeed Pedal Set, Focal 2 Way Speaker, Focal Coaxial Speaker, Focal 10” Subwoofer, Focal 4 Channel & Monoblock Power Amps, LM Audio Processor, Ironcrafts Exhaust System, K&N Air Filter, Dastek Unichip Q4 Piggyback.

KOMENTAR

Musical Auto Sound
Car Audio Spesialis