ROCKFORD FOSGATE
Reverb Acoustic

Kilas Balik Liputan Mobil Modifikasi Audio 2016 Bosmobil

Kilas Balik Liputan Mobil Modifikasi Audio 2016 Bosmobil

Tahun 2016 sebentar lagi akan berakhir. Di tahun ini, tentunya kami melakukan peliputan beragam mobil modifikasi khusus sektor audio, baik beraliran sound quality maupun sound quality loud, untuk kontes maupun harian, ber-bajet rendah ataupun mahal, dan sebagainya.

Pertama adalah Honda Brio (<- KLIK UNTUK LIHAT ARTIKELNYA) asal Medan, mobil milik Rendy racikan Trans Audio Medan ini sebelumnya telah mengikuti kontes audio menggunakan regulasi EASCA di kelas Amateur 25 Juta. Honda Brio ini sanggup mengalahkan seluruh peserta di kelas tersebut yang berjumlah 18.

Kemudian Mazda 2 racikan Cartens Autosound, yang audio system-nya dibuat sederhana, yang terlihat dari perangkat yang digunakan. Meskipun sederhana, namun audio cosmetic di bagasinya didesain cihuy.

Nissan X-Trail ini bagian audio system-nya dibangun khusus untuk kontes. Tidak hanya masalah hasil suara, namun estetika dari penempatan perangkat speaker maupun kosmetiknya diperhitungkan secara matang oleh Revealing Sound.

Yup, Mazda 2 lagi kali ini milik Irwin Satria. Diakui jika dirinya baru pertama kali masuk ke dalam dunia car audio beraliran sound quality. Oleh workshop Channel Audio, Mazda 2 milik Irwin ini langsung bawa pulang piala saat debut di kontes audio.

Honda CR-V milik Johny Chandra dari Mega Audio ini merupakan rencana awal dirinya sejak peluncuran head unit dengan suara hi-res karena dirinya mengatakan jika hal tersebut adalah teknologi terbaru. Diuji di kontes audio, audio system di mobilnya mampu berada di podium tertinggi (kalau ada podiumnya).

Masih dari Mega Audio, kali ini adalah Mazda 2. “Mini tapi maxi…” kata Johny secara singkat, yang berarti pemiliknya ingin suara pada audio system di mobilnya mampu maksimal. Johny pun menyiapkan resep yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Toyota Harrier ini berasal dari kota Lampung. Efrianto selaku pemilik maupun installer dari Line Audio ini secara terus menerus men-tuning mobilnya, yang akhirnya terjawab dengan mendapatkan piala di ajang kontes audio kelas 120 Juta.

Toyota Corolla Altis racikan Johny Chandra dari Mega Audio ini memiliki audio system yang didesain sangat sederhana. Terlihat dari penggunaan speaker 2 way, subwoofer maupun power amplifier masing-masing 1 unit. Meskipun demikian, Corolla Altis ini sanggup juara 1 kelas 30 Juta.

Toyota Kijang Innova ini memang ganas. Ricky dari Mobiltronik Surabaya selaku installer mobil ini mengaku hanya menggunakan perangkat dengan bajet tidak tinggi, namun dalam kontes sanggup juara 1 kelas 60 Juta maupun 120 Juta.

Selanjutnya Toyota Kijang Innova ini adalah milik Ali Dartono. Doi mengaku jika dulunya pecinta sound pressure level untuk mendengarkan lagu R&B. Lantas umur semakin bertambah, mobilnya kini menganut aliran sound quality, yang dikerjakan oleh Cipta Sonic Audio.

Honda CR-V milik abang kita David Sibarani, kami beri judul ‘The Glory of Dua Arah’. Karena speaker depannya cukup menggunakan 2 way dengan jenis fullrange. Tanpa basa basi, ikut kontes audio kelas paling tinggi atau FFA, mobil racikan Revealing Sound ini pun mendapatkan juara pertama.

Toyota Kijang Innova terbaru merupakan menjadi kendala bagi installer, karena desain dashboard agak melengkung. Makanya Johan selaku pemilik mobil meminta kepada Johny Chandra dari Mega Audio, agar perangkat audio bergenre sound quality bisa maksimal, tentunya jurus terutama pada tweeter dan midrange untuk menjawab tantangan pada desain dashboard tersebut.

Kembali lagi mobil racikan Mega Audio yang kini adalah Honda Jazz. Di mobil ini mengadopsi sistem audio yang sederhana, namun tetap mengedepankan hasil kualitas suara yang baik.

Kemudian Honda Jazz ini diklaim sangat sederhana. Harten Wijaya selaku pemilik maupun installer dari AudioTones mengaku sederhana karena semakin mudah untuk fine tune, serta tidak banyak trouble menghampirinya.

Pemilik Honda Civic ini meminta kepada Ricky dari Revealing Sound untuk meracik audio system dengan hasil suara seperti home audio. Tantangannya tidak lain dari luas kabin yang tidak besar. Beragam perangkat disematkan untuk menjawab keinginan pemiliknya.

Jepy Heryus pemilik Honda Accord ini memang penikmat musik. Makanya dia meminta kepada DIN Audio untuk instal perangkat audio namun dengan aliran sound quality. Uniknya, bukan jenis fullrange, namun tetap tweeter pada speaker 2 way depannya.

Masih Honda Accord racikan DIN Audio. Dilihat dari fotonya dengan banyaknya subwoofer maupun speaker, bisa ditebak alirannya adalah sound quality loud. Namun ternyata juga sanggup menghasilkan suara khas sound quality, yang diatur dari processor.

Mitsubishi Outlander Sport ini tidak ada pemikiran untuk ikut kontes audio. Erick Muksim selaku pemilik meminta kepada Johny Chandra dari Mega Audio untuk meracik audio system yang dinikmati sehari-hari saja. Namun tidak sengaja diikutikan pertama kali, juara 4 dengan perbedaan setengah poin dari juara 3. Dan selanjutnya ikut kontes audio selalu juara.

Yup, Toyota Kijang Innova milik Pierre Ranadi ini merupakan mobil sebagai ajang pembuktian dari speaker yang digunakan. Mobil yang diracik oleh E-Sound sekaligus speaker racikan sendiri tersebut sanggup memenangi beberapa kontes audio.

Toyota Kijang Innova (lageee) dari Linear Autosound ini menganut sistem OEM. Tetap menggunakan speaker 3 way untuk hasil suara, namun perangkat seperti power maupun processor tidak terlihat. Apalagi di bagasi hanya subwoofer dengan boks yang cukup kecil. Karena Ayong selaku pemiliknya ingin bagasi mobilnya tetap berfungsi seperti layaknya.

Nissan Serena ini ketika kami pertama melihat, langsung menebak pakai speaker 3 way lazimnya sound quality. Namun di pertengahan sesi peliputan, Enrico Hernawan si pemilik menjelaskan jika tweeter-nya merupakan fullrange 2 inci, midrange merupakan midbass 5 inci, dan midbass di pintu mobilnya 6 inci wew. Hal ini merupakan resep spesial untuk menjawab besarnya kabin Nissan Serena.

Toyota Yaris kali ini kami beri judul Beyond Its Budget. Yes, karena bajet untuk perangkat speaker maupun power amplifier tergolong bersahabat. Namun mobil racikan Musical Autosound ini rupanya sanggup mencuri piala di kelas yang budget-nya lebih tinggi.

Masih dari Musical Autosound, kali ini Honda CR-V yang audio system-nya dibangun sebagai mobil contoh kreasi dari workshop-nya sendiri, maupun untuk kontes audio. Meskipun sound quality, tapi subwoofer menggunakan 2 unit, untuk kebutuhan mobil demo tersebut. Honda CR-V ini pun juga telah menuai prestasi di kontes audio taraf internasional.

 

 

KOMENTAR

Musical Auto Sound
Car Audio Spesialis