Honda Jazz (GE8) : The Parents Hobby

Honda Jazz (GE8) : The Parents Hobby

Rasanya peribahasa ‘Buah Jatuh Tidak Jauh Dari Pohonnya’ berlaku bagi pemilik Honda Jazz kali ini. Christopher Adityatama Gunawan pun memang senang memodifikasi mesin untuk menyalurkan hasrat ngebutnya, yang mana adalah hobi kedua orang tuanya.

Honda Jazz GE8 NA

“Bokap dulu pas jaman mudanya senang modif mesin, dan sempet ngerasain offroad, tapi sekarang udah enggak. Kalau nyokap memang hobi ngebut, gua pernah lagi jalan santai di tol, tiba-tiba nyokap lewat lagi ngebut hahaha,” cerita Christ, pemilik Jazz GE8 berkelir abu-abu ini.

Honda Jazz GE8 NA

Hobi yang sama pastinya akan melancarkan langkahnya. Christ pun melakukan debut pada hobinya sudah sejak masih duduk di bangku sekolah. “Sebelumnya pakai mobil lain, tapi akhirnya ganti ke Jazz ini karena kebetulan gak dipakai,” sambungnya.

Honda Jazz GE8 NA

Mesin bawaan Honda Jazz yaitu L15 tetap digunakan. Untuk meningkatkan performanya, Christ melakukan beragam modifikasi pada mesinnya. Mesin sudah pasti dilakukan porting polished, berikut kompresi yang ditingkatkan menjadi cukup tinggi.

Honda Jazz GE8 NA

Internal mesin Jazz-nya masih dipertahankan. Modifikasi berlanjut ke bagian lain seperti, intake system yang anti mainstream. “Intake manifold di-custom, ukurannya lebih besar dan lebih pendek ke mesin, jadi udara lebih cepat masuk,” jelas cowok berusia 22 tahun tersebut.

Honda Jazz GE8 NA

“Tadinya throttle body mau dirubah ke tali, biar bukaannya gak bohong, tapi ternyata mesti pakai standalone. Akhirnya throttle body masih bawaan dan digedein,” jelasnya lagi. Sementara exhaust system juga dirubah mulai downpipe hingga muffler. ECU bawaan masih difungsikan, yang bekerja sama dengan piggyback Dastek Unichip.

Honda Jazz GE8 NA

Mesin tetap dihubungkan transmisi bawaan Honda Jazz, namun untuk mencegah terbuangnya tenaga, Christ mengganti kopling bawaan dengan Exedy. Untuk rodanya sendiri diganti dengan Volk Rays CE28, selain meningkatkan tampilan, juga mendapatkan traksi lebih baik karena memiliki dimensi yang lebih lebar.

Honda Jazz GE8 NA

Ngebut tetaplah menjadi hobinya. Makanya bagian interior Honda Jazz-nya juga dirubah, seperti dilepasnya jok belakang untuk meringankan beban, serta mengganti jok bagian depan dengan lansiran Bride Ergo.

Honda Jazz GE8 NA

“Untuk tenaga belum tau karena waktu itu sempat bongkar lagi, tapi belum sempat di-dyno. Mungkin lebih dari 170 HP,” kata Christ. “Kalau drag race dalam kondisi sekarang belum pernah ikut, tapi gue tebak waktunya di angka 15-an detik,” jujur pria wirausaha ini.

Honda Jazz GE8 NA

Hobi tetaplah menjadi hobi. Christ mengaku akan terus melanjutkan proyek meningkatkan performa di Honda Jazz-nya. “Sudah ada rencana, tapi ada 2 pilihan, tetap di naturally aspirated, atau pengen nyoba ke turbo hehehe,” tutup Christ.

Spec : Porting & Polish Cylinder Head, Custom Aluminium Intake Manifold, Reamed Throttle Body, A’PEXi Open Air Filter, Custom Exhaust System, ORD Exhaust Muffler, Dastek Unichip Q+ w/ Throttle Module & i-Drive, HKS Oil Cooler Kit, Exedy Stage 2 Clutch, Volk Rays CE28 Wheels, BC Coilover Suspension, Brembo Max Disc Brake, Endless Front Brake Pad, Bendix Rear Brake Pad, Honda Fit Stoplamp, Custom Air Scoop, Bride Ergo Red Front Seats, Takata 4-point Harness, Spoon Sports Shiftknob, Pivot Engine Start/Stop, Pioneer Head Unit, Impulse 2-way Speaker.

Tuned by : KEV Garage.

KOMENTAR