Honda Civic Estilo (SR3) : My Car, My Personalize

Honda Civic Estilo (SR3) : My Car, My Personalize

Setiap orang yang mengadopsi modifikasi pada mobilnya tentunya terdapat tujuan tertentu, entah kepada dirinya sendiri maupun orang lain. Yup, Honda Civic Estilo yang kali ini kami liput sedikit berbeda dengan punya orang lain yang lebih mempertahankan orisinalitas.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

“Sebenarnya target awal mobil untuk harian saja, tapi bisa kenceng dan ada mau rencana bisa dipakai track day. Mengenai aliran modifikasi, saya lebih pilih Kanjo, karena ini memang personalisasi saya,” buka Reno Samdi Pudjowibowo, pemilik Honda Civic Estilo berkelir Glasurit Black ini.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Kami pun setuju saja, karena menurut kami masih proper untuk modifikasi yang dianutnya, apalagi Civic ber-platform SR3 ini sangat kental dengan high performance. Seperti lainnya, Reno tetap membiarkan beberapa bodi mobil seperti pabrikan.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Sentuhan pada eksterior utamaya terdapat pada front lips dan wing berlabel +Vibes dengan bahan karbon. Mungkin bagi yang belum mengetahui, merek ini merupakan buatan anak bangsa alias Indonesia.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

“Betul boskuh, local brand tapi dengan kualitas standar internasional, supaya nama Indonesia bisa muncul di luar negeri, khusunya di segmen aftermarket,” kata Reno. Hasilnya, Honda Civic Estilo-nya tampil seperti ciri khas mobil high performance dengan adanya perangkat karbon.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Selain itu, tampilan Kanjo di Civic Estilo-nya juga diperkuat dengan penggunaan velg Volk Rays TE37 berdiameter 15 inci, dengan ban berkarakter ‘meaty’. “Fitmen ini keliatan berbobot, jadi mobil keliatan ceper, tapi sebenarnya ground clearance tetap aman,” jujurnya.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Yup, di interior juga sudah mengalami sejumlah ubahan utamanya pada jok yang diganti dengan Recaro SR3 untuk depannya, diikuti dengan lingkar kemudi Mugen. Reno juga memiliki alasan kuat mengapa bagian interior-nya dibiarkan standar.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Contohnya saja, seperti speedometer yang masih sampai 220 km/jam, tidak 180 km/jam yang JEE-DEE-EEM. “Beberapa ada yang saya tidak suka untuk part orisinil Civic EG6, tapi ada juga beberapa yang saya suka, contohnya saya pakai konsol 2-din. Tapi seperti jok dan setir, lebih baik langsung saya pakai yang sekarang ini,” ungkap Reno.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Sepertinya sudah merupakan hal yang wajib untuk melakukan engine swap jika menggunakan Honda Civic Estilo, yang mana mobil ini kental dengan high performance-nya. Apalagi Reno juga sudah berencana pada mobilnya agar bisa dipakai track day.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Ketika buka kap depan langsung tersajikan mesin B Series, dan yang digunakan Reno adalah kombinasi cylinder head dari B16A dan blok mesin B20. “Mesin masih belum sempurna, karena masih nunggu performance parts yang lain. Dulu saat pertama kali engine swap dalam kondisi standar, tenaganya 215 HP,” ucapnya.

Honda Civic Estilo SR3 Indonesia

Reno pun mengatakan jika mobil ini adalah endless progress. “Memang tidak ada habisnya, dan tidak pernah puas. Masih banyak yang perlu dibenahi, seperti sasis mau dibuat lebih rigid, dan masih mau optimalkan mesin sekaligus tuning ulang,” tutup Reno.

Reno’s Honda Civic Estilo :
+Vibes Civic EG6 Prototype Wing, +Vibes Civic EG6 Carbon Lips, Civic EK9 Sideskirts, Integra DC2 White Side Marker, Volk Rays TE37 15×6.5 ET35 Wheels, Yokohama Advan Neova AD08R 205/50 Tires, STD Fully Adjustable Coilovers Suspension, Endless 6-pot Calipers, Endless Blank Rotors, Endless Brake Pads, Endless Brake Lines, B16A + B20 Engine, K&N Air Filter, ORD 4-1 Header, Spoon N1 Muffler, Dastek Unichip Q+ Piggyback, Exedy Stage 1 Organic Clutch, D1 Spec OCT, Koyorad Full Size Radiator, Recaro SR3 Millenium Front Seats, Mugen XG8-K1S0 Steering Wheel.

Engine tuned by : Dewi Motor.

KOMENTAR