Honda Brio Satya (DD1) : The Super Brio K Series

Honda Brio Satya (DD1) : The Super Brio K Series

Honda Brio di Indonesia sudah banyak digunakan di ajang balap mengitari sirkuit ataupun drag race dan lainnya. Membahas jantung utama, entah Honda Brio versi 1.200 cc (Satya) ataupun 1.300 cc ganti mesin ke 1.500 cc dari Honda Jazz, maupun ditambahkan turbo untuk menghasilkan tenaga besar.

Honda Brio K Series Engine

Honda Brio Satya yang kami liput ini dijuluki sebagai ‘Super Brio’. Bukan supermen pakai kolor diluar, maupun pakai mesin Jazz atau pakai turbo, tetapi mesin K Series yang disematkan di Brio DD1 berkelir putih ini, dan boleh diklaim sebagai Honda Brio dengan mesin K Series pertama di Indonesia.

Honda Brio K Series Engine

“Di Thailand sudah banyak om Brio pakai mesin K, bahkan Yaris atau Vios juga pakai,” buka Apit dari workshop Supernova. “Sejak proyek Estilo, saya sudah kepikiran untuk proyek selanjutnya ke Honda Brio,” kata Apit lagi.

Honda Brio K Series Engine

Uniknya, Apit sudah membeli mesin terlebih dahulu ketimbang Honda Brio-nya. “Tadinya mau pakai mesin L15 dari Jazz GD3, karena di Thailand banyak yang begitu untuk full spec. Tapi jadi mobil balap dong, saya maunya tetap bisa dibawa jalan-jalan, akhirnya ke mesin K Series ini,” jujurnya.

Honda Brio K Series Engine

K Series yang menempel adalah kombinasi kepala silinder PRB dari Integra Type R dan blok mesin K24A2, kapasitasnya menjadi 2.400 cc. “Tadinya mau blok 2.000 cc dari Type R, tapi ternyata parts-nya sedikit, lebih banyak yg 2.400 cc. Lagipula tenaga juga pasti lebih besar,” jelas Apit.

Honda Brio K Series Engine

Mesin tersebut juga tidak dibiarkan standar pabrik, melainkan sudah di-upgrade mulai internalnya maupun bagian luar mesinnya. “Pas proyek dimulai, ada yang nawarin kem tinggi, otomatis beli per klep, upgrade sana sini akhirnya begini deh. Lagian kalau standar gak betah,” bilangnya.

Honda Brio K Series Engine

Pemasangan mesin K Series ke Honda Brio tentunya engine mounting dirubah. “Pakai Hasport untuk Civic, tapi bracket ke chassis dirubah. Jadi chassis-nya Brio tidak dirubah, hanya reinforce saja, karena rencana mau coba drag race juga. Tapi kalau untuk harian, tanpa di-reinforce juga tidak masalah,” ucap Apit. Dan secara keseluruhan, engine bay tampil rapih berkat wire tuck.

Honda Brio K Series Engine

Mesin K Series tersebut ditemani dengan transmisi 6-speed bawaan Integra Type R. Dari transmisi dilanjutkan ke roda melalui as roda khusus. “Kuat menahan tenaga yang besar, dan ukurannya untuk Integra, makanya roda agak keluar sedikit,” tuturnya.

Honda Brio K Series Engine

Sementara karena ditujukan untuk harian, interior Honda Brio dibiarkan apa adanya. Cukup mengganti jok depan, dan penambahan panel karbon, hingga shifter box dari K-Tuned agar tampilan juga lebih ciamik.

Honda Brio K Series Engine

Honda Brio K Series Engine

“Sama dash display AiM Sports om, soalnya speedometer bawaan gak dipakai. Sebenarnya bisa saja pakai speedometer bawaan, saya dah tau jalurnya, tapi sayanya gak mau,” kata Apit.

Honda Brio K Series Engine

Tenaga Super Brio K Series ini adalah 358 HP diikuti torsi 322 Nm, dengan bahan bakar RON98. “Targetnya 370 HP om, tapi cukup lah di Honda Brio. Torsi gak tinggi, tapi mulai 3.000 RPM seterusnya segitu aja torsinya,” bilangnya. Honda Brio ini memang bisa dipakai jalan-jalan, terbukti saat kami ikut mobilnya menuju lokasi peliputan, yang mana power steering maupun A/C tetap berfungsi normal.

Honda Brio K Series Engine

“Belum sempat dites di drag race. Sebenarnya ini juga belum final, masih banyak barang yang belum kepasang. Kemarin udah greget pengen naikin K Series ke Honda Brio ini. Pengennya sih tembus ke 400 HP hahaha,” tutup Apit.

Super Brio :
K24A2 Engine Block, PRB Head Cylinder, Arias 87 mm Cr 11.5 Pistons, Eagle Connecting Rods, ACL Race Bearings, Toda Racing Chain Tensioner, Blackworks BWR Timing Chain Guide, ATI Damper Pulley, Supernova PnP Headwork, SWR 3-Angle Valve Job, Skunk2 Stage 3 Camshaft, Drag Cartel Camgears, Supertech Valve Springs & Retainers, Golden Eagle Thermal Gasket, Skunk2 Ultra Race Intake Manifold, Unifilter 4” Air Filter, K-Tuned Throttle Body, K-Tuned Water Neck, Speedfactory Plug Cover, FID 1000 cc Fuel Injectors, Rosko Racing Fuel Rail, Aeromotive FPR, ORD Exhaust System, Hondata KPro V4 ECU, Koyorad Radiator, OEM Integra Type R DC5 Transmission, 4.3 Final Gear, OBX Gear Ratio, Ogura Single Clutch, K-Tuned Race Spec Billet Shifter Box, Lagrima Shift Knob, Custom Hub & Driveshaft, AiM Sports MXL Dash Display, Supernova Custom Traction Bar, Advan RG-II Wheels, Buddyclub Suspension.

Tuned by : Supernova.

KOMENTAR