BMW 520i (F10) : When Luxury And Sporty Combined

BMW 520i (F10) : When Luxury And Sporty Combined

Jakarta, BosMobil.com – BMW 520i dilahirkan sebagai sedan yang mewah, ditunjukan dari besarnya dimensi mobil, serta bodi terutama bagian bempernya yang berdesain elegant. Berbicara modifikasi, lebih baik menerapkan konsep sesuai dengan mobilnya.

Widen Liu justru mengkombinasikan 2 konsep ke BMW 520i-nya, yaitu luxury dan sporty. “Dulunya gue pakai BMW F30, bentuknya lebih sporty. Karena sempit, akhirnya ganti ke BMW F10, karena dipakai bersama keluarga kalau lagi weekend,” ucap Widen saat ditanya mengenai BMW 520i Modern Facelift keluaran 2014 miliknya.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-02

Setelah sampai di garasi, hasrat modifikasi diterapkan di BMW 520i-nya seperti sebelumnya. “Seri 5 memang mewah, tapi gue ubah agak ke sporty,” kata Widen. Perencanaan awal yaitu menggunakan exhaust system berkarakter sport impiannya. “Dari situ memacu jiwa sporty-nya bro,” sambungnya.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-03

Dimulai dengan pergantian velg menjadi PUR 4OUR.SP yang dipilih karena mengaku suka desain palang ‘Y’-nya dengan ukuran 20 inci. Karena tujuan utama Widen pada BMW 520i adalah perpaduan luxury dan sporty, warna velg yang dipilih adalah perak.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-04

“Warna gelap identik ke racing, dan kalau lagi malam malah gak keliatan. Warna silver-nya bikin gue jatuh hati,” bilangnya. Tampilan kaki-kaki dibuat lebih kekar dari big brake kit merek Brembo. Mobil juga tidak dibuat lebih rendah, cukup ganti per, supaya tetap aman saat mengajak keluarganya.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-05

Kemudian eksterior diubah menjadi sporty dari body kit M Sport LCI. Bemper depan yang lebih agresif, dilengkapi diffuser karbon di bemper belakang, serta side skirts-nya menggantikan bawaan BMW 520i. “Udah ganti bodykit, jadi sporty deh. Jadi keduanya dibikin seimbang,” jelasnya lagi.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-06

Membahas performa, sebenarnya BMW 520i sudah dibekali mesin yang cukup bertenaga. Mesin N20B20 yang berkapasitas 2.000 cc berikut turbo twin-scroll mampu menghasilkan 181 HP dan 270 Nm. Namun Widen mengaku kurang bertenaga, mengingat bodi BMW F10 yang bongsor.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-07

Supaya meningkat, mesin BMW 520i-nya mendapatkan sedikit ubahan, yaitu pergantian exhaust system ARMYTRIX. Lebih optimal mesinnya, ECU disesuaikan dari Racechip Ultimate. “Ya kira-kira peningkatan tenaga sekitar 30% dan torsi 20% bro,” ungkap pria yang tergabung di F10crew ini.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-08

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-09

Sementara bagian interior, Widen merasakan sudah cukup. Jok yang sudah dilapisi kulit, berikut aksen kayu di dashboard dan doortrim membuatnya nyaman saat berada dibalik lingkar kemudi, sehingga tidak dilakukan ubahan sektor interior BMW 520i-nya.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-10

Sudah berhasil dikombinasikan, Widen masih penasaran dengan BMW 520i miliknya. “Pengen ganti velg ke 21 inci bro. Karena BMW F10 sebenarnya cocok pake velg 21 inci, tapi susah nyarinya hehehe. Pelan-pelan deh,” jelas Widen sambil menutup pembicaraan.

BMW-520i-Widen-Liu-jun2015-11

Widen’s BMW 520i :
M Sport LCI Body Kit, PUR 4OUR.SP 20” Wheels, Falken Azenis 453 255/35 & 285/30 Tires, Brembo Big Brake Kit (6 Pot Calipers w/ 380 mm Rotors), Eibach Pro-Kit Springs, ARMYTRIX Exhaust System, RaceChip Ultimate Chiptuning.

KOMENTAR