BMW 318i (E46) : In Love With JZ Engine

BMW 318i (E46) : In Love With JZ Engine

Mesin JZ dari Toyota merupakan salah satu mesin favorit bagi kalangan speed freaks di seluruh dunia. Andrey Meyrary Saura termasuk salah satunya, yang mengganti mesin bawaan BMW 318i generasi 4 miliknya, dengan 2JZ-GTE. Padahal untuk BMW 3 Series tersedia mesin powerful-nya yaitu dari BMW M3.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

Andrey pun melakukannya bukan tanpa alasan. “Keracunan mesin turbo sih mas, dengar ncus-ncusnya seru banget. Dan saat itu, sanggupnya beli mesin JZ ketimbang mesin BMW S54. Tapi setelah dipakai, saya suka banget dengan mesin JZ ini,” buka Andrey.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

Mesin 2JZ-GTE pun bisa dijumpai di Toyota Chaser, Aristo, hingga Toyota Supra Mk IV. “Banyak yang bilang mesin ini badak, mau naikin tenaga dengan komponen mesin standar masih sanggup. Tidak perlu ganti piston dan kawan-kawannya,” jujur pemiklik BMW E46 yang berdomisili di Jakarta ini.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

Saat proses pemasangan mesin 2JZ-GTE ke BMW E46-nya, tentu dibutuhkan custom utamanya pada dudukan mesin yang berubah. Dipercayakan ke bengkel inspirasi alias Inspiration Motorsport, mesin 2JZ-GTE dibiarkan standar. Hanya saja twin-turbo dilengserkan menjadi single turbo dari Garrett GT30.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

“Dulu sempat dibiarkan twin-turbo, tetapi saat uji coba, turbo-nya sudah bermasalah. Akhirnya diganti jadi single turbo saja. Ukurannya gak gede kok, dan internal mesin standar. Karena tujuannya tetap bisa nyaman dikendarai di jalan raya,” kata pria berumur seperempat abad + 2 tahun ini.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

ECU standar dipensiunkan, diganti dengan standalone dari Haltech. Saat di dyno, BMW 318i E46 miliknya mengeluarkan tenaga 332 WHP saat boost 1,1 bar. “Transmisi pakai R154 bawaan Supra Mk III, dan plug and play ke mesin ini. Penggerak belakang masih bawaan BMW, tapi untuk axle shaft di-custom dan di-balance supaya tidak bergetar saat berputar kencang,” kata Andrey.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

Untuk rodanya sendiri juga sudah harus di-upgrade untuk mengimbangi besarnya tenaga. Andrey menetapkan pilihannya kepada OZ Racing dengan lebar 9,5 dan 10 inci. Velg dengan offset sopan ini dilapis ban kombinasi Falken di depan dan Kumho di belakang. Bagian lain pendukung performa yaitu pengereman dari lansiran Brembo (bukan rambo), hingga suspensi coilover.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

Karena tujuan utamanya tetap bisa nyaman dikendarai, Andrey tidak melakukan ritual weight reduction pada interior BMW 3 Series-nya. Cukup penambahan indikator karena sebagian di instrument cluster tidak berfungsi. “Bener mas, dan juga AC serta power steering tetap berfungsi. Bahkan ditambah audio system supaya gak stres kalau kena macet hehe,” jelasnya.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

Selain itu, eksterior BMW E46-nya juga tidak mengalami ubahan yang signifikan, yang tujuannya untuk mengedepankan tampilan sleeper. Hanya saja kap mesin diganti bahan karbon agar lebih ringan, dan penambahan carbon front splitter.

BMW 318i E46 2JZ-GTE Turbo Engine 2018 Indonesia

Kami sempat mengendarai BMW 318i bermesin 2JZ-GTE ini. Kami tidak merasakan getaran horor dari mesin. “Engine mounting masih pakai punya BMW mas,” jelas Andrey. Ketika pedal gas ditekan penuh, mobil berakselerasi dengan mudah, tidak sadar sudah berlari sekitar 180 km/jam. Andrey pun sempat menunjukan performa mobilnya, yang dengan mudahnya berlari hingga 225 km/jam. Selengkapnya bisa dilihat video di bawah ini.

“Kedepannya ingin meningkatkan performanya lagi, paling tidak tenaga bisa sampai 400 WHP. Karena injektor masih standar 440 cc, turbo maksimalnya hanya 1,1 bar. Kalau sudah ganti injektor, diperkirakan turbo bisa 1,5 bar,” tutup Andrey.

 

Spec :
Toyota 2JZ-GTE Stock Engine, Garrett GT3076r Turbo, Custom Turbo Manifold, Custom Stainless Turbo Pipe, TiAL 44 mm Wastegate, HKS SSQV IV BOV, Oem Nissan GTR Intercooler, Tanabe Muffler, Blitz Air Filter, NGK Iridium IX Spark Plug, Aeromotive 355 Lph Fuel Pump, SARD FPR, Haltech Elite2500 Standalone ECU, Gates Racing Timing Belt, Aluminium 2-ply Radiator, Mishimoto Thermostat, GReddy OCT, GReddy Pro Spec II Boost Controller, Pivot Turbo Timer, Gplus Oilvooler, Toyota R154 Transmission, Exedy Single Plate Clutch, ACT Clutch Cover, OZ Alleggerita 18x(9.5+10)” Wheel, Falken 235/40 Front Tire, Kumho 245/40 Rear Tire, Brembo OEM Nissan 350Z 4-pot Front Brake Caliper, Brembo 330 mm Front Brake Rotor, Weitec Coilover, Ultra Racing Strutbar, M Tech II Front Bumper, Carbon Kevlar Engine Hood, Carbon Front Splitter, Momo Prototipo Steering Wheel, Defi Gauges, Alpine CDA-117 Head Unit, Alpine PXA-H800 Processor + RUX-C800, Fabulous Acoustic Speaker, JL Audio 12W7 Subwoofer, Cube Acoustic Power Amp, JL Audio 1/1000 Monoblock Power Amp, Brax & Mass Engineering Capasitor Bank.

Tuned by : Inspiration Motorsport, Bekasi.

KOMENTAR